Advertisement

Bacaan Doa agar Tidak Mengantuk yang Terdapat dalam Al-Qur’an

12 July 2024 19:16 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi mengantuk. (Sumber: Freepik/wayhomestudio) .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Kantuk merupakan bawaan alamiah manusia, namun terkadang ia hadir pada saat yang tak tepat, seperti dikejar deadline atau belajar. Ketika mengalaminya, doa bisa jadi alternatif agar tidak mengantuk.

Jika rasa kantuk datang karena tubuh yang kelelahan, hal yang paling baik dilakukan adalah istirahat walau sebentar. 

Namun jika rasa kantuk tersebut bisa ditahan demi melakukan hal yang positif, doa bisa jadi jawabannya.

Mengutip dari NU Online, KH Achmad Chalwani dalam bukunya Risalah Doa & Shalawat menjelaskan ijazah dari Al-‘Arif Billah KH Nahrowi Dalhar (1870-1959) Watucongol, Muntilan, Magelang, tentang doa penangkal rasa kantuk.

Doa tersebut merupakan penggalan Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 255 atau yang lebih populer disebut Ayat Kursi.

Doa agar tidak mengantuk

 لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ

Lā ta’khudzuḥū sinatuw walā naūm.

Artinya: “Allah tidak mengantuk dan tidak tidur.” (Achmad Chalwani, Risalah Doa & Shalawat, [Purworejo, KESAPP: 2021] edisi VIII, halaman 33).

Terkait cara membacanya, buku tersebut menjelaskan bahwa ayat tersebut dapat dibaca sebanyak tujuh (7) kali setelah salat fardu atau salat maktubah.

Doa agar tidak mengantuk lainnya

Berikut adalah bacaan doa agar tidak ngantuk lainnya yang diambil dari surah Al-A’raf ayat 54-56 yang bisa kamu amalkan:

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ أَلا لَهُ الْخَلْقُ وَالأمْرُ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ (٥٤) ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ (٥٥) وَلا تُفْسِدُوا فِي الأرْضِ بَعْدَ إِصْلاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا إِنَّ رَحْمَةَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ (٥٦

Inna rabbakumullahu ladzi kholaqos samawati wal ardla fi sittati ayyamin tsummas tawa 'alal 'arsyil lailan nahara yathlubuhu khatsitsaw wasy syamsa wal qomaro wan nujuma musakhkhorotim bi amrihi, ala lahul kholqu wal amru tabarakallahu robbul 'alamin. Ud'u robbakum tadlarru'a wa khufyatan, innahu la yukhibbul mu'tadin. Wa la tufsidu fil 'ardli ba'da ishlakhiha wad'uhu khoufaw wathoma'an, inna rokhmatallahu qoribum minal mukhsinin.

Artinya: "Sesungguhnya Tuhanmu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik."

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement