Doa Pengantin Baru Menurut Ajaran Islam, Lengkap dengan Terjemahannya

25 Juli 2023 18:07 WIB

Narasi TV

Pengantin baru menunjukkan buku nikah saat ikuti nikah massal di Bandung. Dalam Islam, terdapat doa khusus untuk pengantin baru. ANTARA FOTO/Raisan Farisi

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Memberikan doa bagi pengantin baru menjadi salah satu hal kebaikan yang diajarkan dalam Islam. 

Doa yang dipanjatkan untuk pengantin baru berisi pengharapan kepada Allah agar pernikahan yang terjalin menjadi berkah.

Apalagi, menikah dalam Islam dapat dipandang sebagai salah satu bentuk ibadah karena memiliki hukum sunah dan bahkan wajib menurut situasinya.

Oleh karenanya, memberikan doa kepada pengantin baru adalah bentuk rasa syukur dan ikut berbahagia kepada kedua mempelai.

Doa berikut ini juga bisa dipanjatkan oleh mempelai pengantin baru untuk memohon rida Allah Swt. agar pernikahannya diberikan keberkahan.

Berikut adalah kumpulan doa-doa yang bisa dipanjatkan oleh pengantin baru maupun tamu yang menghadiri akad pengantin baru.

Doa pengantin baru

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ

Baarakallahu laka wa baaraka 'alaika wa jama'a bainakumaa fii khair.

Artinya: "Semoga Allah memberkahi engkau dalam segala hal (yang baik) dan mempersatukan kamu berdua dalam kebaikan."

Doa pengantin baru pria pada pasanganya

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Alaahumma inni as-aluka khoirohaa, wakhoiro maa jabaltahaa 'alaihi, wa-a'uuzubika min syarrihaa, wasyarrimaa jabaltahaa 'alaihi.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan perempuan atau budak ini dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari kejelekan perempuan atau budak ini dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya."

Doa saat menghadiri akad pengantin baru

اَللّٰهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ اٰدَمَ وَحَوَّاءَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَسَارَةَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ سَيِّدَنَا يُوْسُفَ وَزُلَيْخَاءَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَيِّدَتِنَا خَدِيْجَةَ الْكُبْرَى وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا عَلِيِّ وَسَيِّدَتِنَا فَاطِمَةَ الزَّهْرَاءَ

Allâhumma allif bainahumâ kamâ allafta baina Adam wa Hawwa, wa allif bainahumâ kamâ allafta baina sayyidinâ Ibrâhîm wa Sârah, wa allif bainahumâ kamâ allafta baina sayyidinâ Yûsuf wa Zulaikha, wa allif bainahumâ kamâ allafta baina sayyidinâ Muhammadin shallallâhu ‘alaihi wa sallama wa sayyidatinâ Khadîjatal kubrâ, wa allif bainahumâ kamâ allafta baina sayyidinâ ‘Aly wa sayyidatinâ Fâthimah az-Zahrâ.

Artinya: “Ya Allah, rukunkan keduanya sebagaimana Engkau rukunkan Nabi Adam dan Hawa, rukunkan keduanya sebagaimana Engkau rukunkan Nabi Ibrahim dan Sarah, rukunkan keduanya sebagaimana Engkau rukunkan Nabi Yusuf dan Zulaikha, rukunkan keduanya sebagaimana Engkau rukunkan Baginda Nabi Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallama dan Khadijah Al-Kubra, dan rukunkan keduanya sebagaimana Engkau rukunkan Ali dan Fatimah Az-Zahra.”

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR