Advertisement

Doa Sesudah Makan Sesuai Sunah Rasul untuk Mengungkapkan Rasa Syukur

31 January 2023 23:38 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi tiga prempuan muslim tengah makan bersama. (Sumber: Freepik/rawpixel.com) .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Doa sesudah makan dianjurkan untuk dilafalkan seorang muslim yang telah selesai menyantap makanan.

Dalam Islam, segala perbuatan dianjurkan untuk diawali dan diakhiri dengan berdoa kepada Allah.

Doa sesudah makan merupakan perwujudan rasa syukur kita kepada Allah atas nikmat dan rezeki kita terima.

Rezeki di sini berupa nikmat sehat dan juga makanan yang halal yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Doa setelah makan juga merupakan pertanda seorang muslim teguh dalam iman kepada Sang Pencipta.

Dalam penjelasan surat Al-Baqarah ayat 172, Allah SWT berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُلُوا۟ مِن طَيِّبَٰتِ مَا رَزَقْنَٰكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لِلَّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah." (QS. Al Baqarah: 172).

Doa sesudah makan

 اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ المُسْلِمِيْنَ

Alhamdulillâhilladzî ath‘amanâ wa saqânâ wa ja‘alanâ minal muslimîn.

Artinya, “Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan telah memberi kami minum, dan menjadikan kami termasuk orang yang patuh.”

Doa sesudah makan versi panjang

اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ أَطْعَمَنَا هَذَا الطَّعَامَ وَرَزَقَنَا إِيَّاهُ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّيْ وَلَا قُوَّةٍ

Alhamdulillâhilladzî ath‘amanâ hadzat tha‘âma wa razaqanâ iyyâhu min ghairi haulin minnî wa lâ quwwatin.

Artinya, “Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kami makan dengan makanan ini dan telah mengaruniakan kami akan itu makanan dengan tiada daya dan upaya dari kami.”

Doa ketika merasa kenyang

الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ غَيْرَ مكفور وَلَا مُوَدَّعٍ

Alhamdulillahi hamdan katsiran thoyyiban mubarakan fihi ghaira makfurin wa muwadda'in.

Artinya: "Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, baik, dan berkah, yang senantiasa tidak diingkari nikmatnya dan tidak terputus."

Selain lafal doa di atas, kita juga bisa mengucapkan tahmid (alhamdulillah) setelah makan.

Dalam sebuah hadis riwayat Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ لَيَرْضَى عَنِ الْعَبْدِ أَنْ يَأْكُلَ الأَكْلَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا أَوْ يَشْرَبَ الشَّرْبَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا

“Sesungguhnya Allah Ta’ala sangat suka kepada hamba-Nya yang mengucapkan tahmid (alhamdulillah) sesudah makan dan minum” (HR. Muslim no. 2734). 

Hal serupa juga pernah dijelaskan oleh Imam Nawawi rahimahullah, “Jika seseorang mencukupkan dengan bacaan “alhamdulillah” saja, maka itu sudah dikatakan menjalankan sunah,” (Syarh Shahih Muslim, 17: 46).

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement