Gempa Turki dan Suriah Tewaskan Ratusan Korban Jiwa, AS Tawarkan Bantuan

6 Februari 2023 18:02 WIB

Narasi TV

Salah satu kawasan terdampak gempa besar di Suriah. Sumber: Reuters.

Penulis: Moh. Afaf El Kurniawan

Editor: Margareth Ratih. F

Gempa bumi besar berkekuatan 7,8 melanda Turki tengah dan barat laut Suriah pada Senin, (06/02/2023) menewaskan lebih dari 500 orang dan melukai ratusan lainnya ketika bangunan runtuh di seluruh wilayah.

Dilansir dari reuters.com, gempa yang terjadi di kegelapan pagi buta, pada musim dingin, juga dirasakan getarannya di ibu kota Turki, Ankara, 460 km (286 mil) barat laut pusat gempa, dan di Siprus, Lebanon. Di mana polisi melaporkan tidak ada kerusakan.

Wakil presiden Turki Fuat Oktay mengatakan 284 orang telah tewas dan 2.323 orang terluka, ketika pihak berwenang mengerahkan tim penyelamat dan memasok pesawat ke daerah yang terkena dampak, sambil menyatakan "alarm level 4" yang menyerukan bantuan internasional.

Sementara di Suriah, yang telah hancur akibat perang saudara selama lebih dari 11 tahun, seorang pejabat kesehatan pemerintah mengatakan lebih dari 237 orang tewas dan sekitar 600 orang terluka. Sebagian besar di provinsi Hama, Aleppo dan Latakia, di mana banyak bangunan runtuh.

AS tawarkan bantuan

“Amerika Serikat ‘sangat prihatin’ tentang gempa di Turki dan Suriah dan sedang memantau peristiwa dengan cermat,” kata penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan di Twitter.

"Saya telah menghubungi pejabat Turki untuk menyampaikan bahwa kami siap memberikan bantuan apapun dan semua yang dibutuhkan," katanya.

Gempa paling parah selama 24 tahun terakhir

Ini adalah gempa paling parah di Turki sejak 1999 ketika gempa berkekuatan serupa menghancurkan Izmit dan wilayah Laut Marmara timur yang berpenduduk padat di dekat Istanbul, menewaskan lebih dari 17.000 orang.

Getaran itu berlangsung sekitar satu menit dan menghancurkan jendela. Masih dikutip dari Reuters, di Diyarbakir, 350 km (218 mil) ke timur, seorang pejabat keamanan mengatakan sebanyak 17 bangunan runtuh.

"Tugas utama kami adalah melakukan pekerjaan pencarian dan penyelamatan, dan untuk melakukan itu semua tim kami dalam keadaan siaga," kata Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu kepada wartawan.

"Gempa bumi melanda wilayah yang kami khawatirkan. Ada kerusakan serius yang menyebar luas," kata Kerem Kinik, kepala badan bantuan Bulan Sabit Merah Turki. 

Demikian informasi seputar gempa yang melanda Turki dan Suriah. Turki adalah salah satu negara paling rawan gempa di dunia. Lebih dari 17.000 orang tewas pada tahun 1999 ketika gempa berkekuatan 7,6 melanda Izmit, sebuah kota di tenggara Istanbul. 

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR