Film teranyar dari sutradara Hanung Bramantyo, Ipar Adalah Maut, jadi perbincangan di dunia maya. Namun siapa sangka judul dari film tersebut ternyata diambil dari sebuah hadis Nabi Muhammad saw.
Kisah film ini sendiri diangkat dari sebuah utas di TikTok yang viral dan berjudul sama karya Eliza Sifaa.
Utas tersebut mengisahkan cerita sepasang suami istri yang rumah tangganya hancur setelah sang suami melakukan perselingkuhan, namun orang ketiganya adalah adik sang istri.
Hadis Ipar adalah Maut
Mengutip dari laman NU Online, hadis mengenai “ipar adalah maut” tertulis dalam beberapa kitab, salah satunya Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim. Berikut adalah teks hadisnya:
عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِيَّاكُمْ وَالدُّخُولَ عَلَى النِّسَاءِ فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَرَأَيْتَ الْحَمْوَ . قَالَ الْحَمْوُ الْمَوْتُ
Artinya, “Dari ‘Uqbah bin ‘Amir, bahwa Rasulullah saw bersabda, ‘Berhati-hatilah kalian masuk menemui wanita.’ Lalu seorang laki-laki Anshar berkata, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat Anda mengenai ipar?’ Beliau menjawab, ‘Ipar adalah maut’.” (HR Al-Bukhari dan Muslim).
Dalam kitab Muassasatul Risalah dijelaskan bahwa Nabi saw. menganjurkan umatnya untuk berhati-hati ketika masuk ke dalam rumah seorang wanita, meskipun wanita tersebut adalah sang ipar.
Nabi khawatir jika hal tersebut terjadi tanpa berhati-hati, akan terjadi khalwat atau berdua-duaan dengan lawan jenis.
Lebih lanjut, Al-Munawi dan An-Nawawi berpendapat jika alasan Rasulullah saw. menyebut kakak ipar yang masuk ke dalam rumah istri adiknya sebagai kematian disebabkan banyak orang yang tidak tahu bahwa kakak atau adik ipar pasangan bukanlah mahramnya.
Al-Munawi juga menafsirkan bahwa perumpamaan ipar seperti maut yang dilakukan Rasulullah saw. merupakan bentuk larangan keras agar orang-orang paham bahwa ipar bukanlah mahram, maka batasan-batasan yang telah ditetapkan dalam Islam terkait lawan jenis yang bukan mahram harus diterapkan.
Penafsiran lain terhadap ipar adalah maut menurut Al-Munawi adalah karena apabila adik atau kakak ipar sering berkumpul bersama tanpa adanya batasan-batasan yang selazimnya, maka cenderung membuat rumah tangga menjadi rusak karena adanya kecemburuan.
Dengan begitu dapat disimpulkan jika film besutan Manoj Punjabi ini ingin memberikan pesan bahwa setiap pasangan tentunya selalu waspada terhadap godaan rumah tangganya terlebih iparnya sendiri.
