Harga Beras di Sleman Melonjak, Disperindag Rencanakan Pasar Murah Pertengahan September

7 September 2023 13:09 WIB

Narasi TV

Harga beras di Sleman melonjak akibat kemarau kering (El Nino). Sumber: Antara.

Penulis: Rusti Dian

Editor: Margareth Ratih. F

Harga beras di Sleman melonjak akibat kemarau kering (El Nino). Harga tersebut melonjak menjadi Rp13.750 hingga Rp14.500 per kilogram untuk beras kualitas premium. Sedangkan beras kualitas medium berkisar Rp12.812 hingga Rp14.000 per kilogram.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman pun langsung berupaya untuk mengintervensi stabilitas harga pangan. Pihaknya menjadwalkan adanya pasar murah sembako di 17 kapenawon (kecamatan). Rencananya pasar murah akan diselenggarakan pada pertengahan September 2023.

“Sasarannya masyarakat umum atau konsumen langsung. Jumlah satu kali pembelian tentu nanti kami batasi,” ujar Kepala Bidang Usaha Perdagangan Disperindag Kabupaten Sleman, Nia Astuti pada Rabu (6/9/2023).

Nia mengaku sedang berkomunikasi dengan Bulog untuk intervensi harga beras dan bahan pangan lain agar tidak mengalami kenaikan terus menerus. Saat pasar murah nanti, ada 102 ton beras yang disiapkan. Masing-masing kapenawon akan diberi alokasi beras sekitar  6 ton dan komoditas lainnya.

Kenaikan harga di berbagai wilayah

Imbas kemarau kering panjang di Indonesia, beberapa petani beras mengalami gagal panen. Akibatnya, harga beras di berbagai wilayah pun melonjak. Tak sedikit pula distributor beras yang mengalami kekosongan barang.

Di Blora, Jawa Tengah, stok beras di distributor mulai menipis. Bahkan beberapa jenis beras sudah menghilang dari pasaran. Padahal, distributor ini biasanya menerima pasokan beras yang melimpah setiap bulannya.

Seiring meningkatnya harga beras, Badan Pangan Nasional (Bapanas) membagi harga beras berdasar tiga zona. Berikut ini masing-masing pembagiannya:

  • Zona 1

Zona 1 meliputi Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi. Untuk harga beras medium dipatok Rp10.900 per kilogram, sedangkan harga beras premium dipatok Rp13.900 per kilogram.

  • Zona 2

Zona 2 meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan. Harga beras medium dipatok Rp11.500 per kilogram dan beras premium seharga Rp14.400 per kilogram.

  • Zona 3

Zona 3 meliputi Maluku dan Papua. Harga beras medium dipatok Rp11.800 dan beras premium seharga Rp14.800 per kilogram.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memang sudah memprediksi akan ada kenaikan harga beras sekitar 5-6 persen di bulan September 2023. Ia meminta agar kenaikan ini bisa menjadi perhatian semua pihak karena dapat menyebabkan inflasi tinggi.


“Ini kebutuhan pokok kita, cek betul. Ada kenaikan memang saya lihat mungkin 5-6 persen. Ini tetap harus diwaspadai,” ujar Jokowi dalam pembukaan Rakornas Pengendalian Inflasi 2023 di Istana Negara pada Kamis (31/8/2023), dilansir dari CNNIndonesia.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR