Advertisement

Hasil Survei Elektabilitas dari Berbagai Lembaga: Ridwan Kamil-Suswono Masih di Posisi Teratas

12 October 2024 15:50 WIB

thumbnail-article

Calon Gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada 2024 (dari kiri): Ridwan Kamil, Dharma Pongrekun, dan Pramono Anung. (Sumber: ANTARA) .

Penulis: Rusti Dian

Editor: Rizal Amril

Hasil survei elektabilitas yang dilakukan Charta Politika Indonesia menunjukkan Ridwan Kamil-Suswono lebih unggul dibanding dua pasangan calon (paslon) lainnya. Meski gapnya cukup besar, tetapi persaingan antar paslon masih cukup ketat.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya pada Kamis (3/10/2024). Menurutnya, paslon memiliki peluang mendapat elektabilitas dengan angka yang memenuhi syarat menjadi pemenang satu putaran yaitu 50 persen plus satu.

“Sejauh ini Ridwan Kamil-Suswono masih unggul dengan elektabilitas mencapai 48,3 persen,” ujar Yunarto Wijaya, dikutip dari Antara.

Sementara pasangan Pramono Anung-Rano Karno memiliki elektabilitas sebesar 36,5 persen.

Kemudian di posisi ketiga ada Dharma Pongrekun-Kun Wardana yang elektabilitasnya sebesar 5,6 persen.

Selain pasangan calon, Charta Politika Indonesia juga melakukan survei terhadap sosok calon gubernur. Survei dilakukan pada 19-24 September 2024 dengan total responden 1.200 orang melalui wawancara tatap muka secara langsung. Metode sampel yang digunakan yaitu multi tahap (multistage random sampling).

Dari hasil survei tersebut menunjukkan bahwa Ridwan Kamil menduduki posisi teratas dengan elektabilitas 47,9 persen. Angka tersebut jauh di atas Pramono Anung yang hanya 35,8 persen dan Dharma Pongrekun sebesar 5,3 persen.

“Masih ada waktu bagi seluruh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta untuk meyakinkan masyarakat,” pungkas Yunarto.

Survei elektabilitas versi LSI

Tak hanya Charta Politika Indonesia, Lembaga Survei Indonesia (LSI) juga melakukan survei elektabilitas calon gubernur dan calon wakil gubernur Pilkada Jakarta 2024. Surveinya dilakukan pada 6-12 September 2024 terhadap 1.200 warga Jakarta.

Dari survei tersebut, nama calon gubernur Ridwan Kamil diminati oleh 53,9 persen warga Jakarta. Sementara nama Pramono Anung berada di urutan kedua dengan besaran 20,8 persen. Kemudian Dharma Pongrekun berada di urutan ketiga dengan besaran 3,3 persen.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengungkapkan alasan warga DKI Jakarta memilih Ridwan Kamil. Sebanyak 24,6 persen memilih Ridwan Kamil karena pengalamannya di pemerintahan. Kemudian 14,2 persen responden memilih karena sudah ada bukti nyata dari hasil kerjanya selama ini.

“Jujur dan bersih dari korupsi 12,2% dan 9,6% perhatian pada rakyat,” ujar Djayadi Hanan pada Rabu (18/9).

Survei elektabilitas versi Poltracking

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR menyebut bahwa setiap calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta memiliki daya tarik tersendiri di masyarakat. Tak heran jika elektabilitas para calon di Jakarta jauh lebih dinamis dan fluktuatif dibanding daerah lainnya.

“Elektabilitas calon di Jakarta ini jauh lebih dinamis dan fluktuatif dibandingkan daerah lainnya,” ujar Hanta pada Jumat (27/9) melalui YouTube Poltracking TV.

Poltracking melakukan simulasi surat suara pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta. Dari simulasi tersebut, pasangan Ridwan Kamil-Suswono memperoleh elektabilitas 47,5 persen. Kemudian pasangan Pramono Anung-Rano Karno mencapai 31,5 persen. Lalu pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana pada tingkat 5,1 persen.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement