Hukum Bacaan Idgham Mutaqaribain dengan Contoh dan Cara Bacanya

9 Agustus 2023 15:08 WIB

Narasi TV

Ilustrasi ayat Al-Qur'an berhukum bacaan idgham mutaqaribain. (Sumber: Pexels/Abdulmeilk Aldawsari)

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Saat membaca Al-Qur’an, penting untuk menerapkan ilmu tajwid, salah satunya adalah hukum bacaan idgham mutaqaribain.

Memahami bacaan dan menerapkan ilmu tajwid tentu sebuah keharusan lantaran Al-Qur’an mengandung makna yang luas dan juga mendalam. 

Oleh karenanya, jika dibaca dengan salah maka makna pada ayat yang dibaca dapat berubah dan menjadi salah.

Berikut adalah ulasan lengkap agar kamu lebih tahu tentang idgham mutaqaribain beserta contohnya di dalam Al-Qur’an.

Tentang idgham mutaqaribain

Idgham mutaqaribain sendiri merupakan salah satu bacaan dari idgham yang berarti memasukkan, sedangkan mutaqaribain adalah dua huruf yang berdekatan.

Untuk pengertian secara istilah, idgham mutaqaribain adalah dua huruf yang sifat dan berdekatan makhrajnya, huruf yang pertama harus berharakat sukun atau mati.

Hukum bacaan idgham mutaqaribain adalah memasukkan huruf pertama ke huruf kedua dengan meleburkan dalam bacaan bertasydid. 

Idgham mutaqaribain hanya berlaku pada huruf hijaiyah berikut:

  • Huruf Qaf (ق) sukun bertemu kaf (ك).
  • Huruf Lam (ل) sukun bertemu Ra (ر).
  • Huruf Lam (ل) Ta'riif bertemu dengan Huruf Ta (ت), Tsa (ث) Dal (د), Dzal (ذ), Ra (ر), Zai (ز), Sin (س), Syin (ش), Shad (ص), Dhadh (ض), Tha (ط), zha (ظ), Nun (ن).
  • Huruf Nun (ن) sukun bertemu Ya (ي), Mim (م ), Wawu (و), Lam (ل), Ra (ر). 

Contoh bacaan idgham mutaqaribain

Dalam Al-Qur’an, terdapat ayat-ayat yang mengandung hukum bacaan idgham mutaqaribain, seperti pada ayat-ayat berikut:

Surah Al Mursalat ayat 65:

نَخْلُقْكُّمْ

Alasan: Lafal Nakhluq Kum dibaca menjadi Nakhlukkum karena huruf qaf (ق) sukun bertemu kaf (ك) berharakat tasydid.

Surah Al Kahfi Ayat 2:

 قَيِّمًا لِّيُنْذِرَ بَأْسًا شَدِيْدًا مِّنْ لَّدُنْهُ

Alasan: Lafal Qayyiman liyundziral ba san syadiidan min ladunhu dibaca menjadi Qayyiman liyundziral ba san syadiidan milladunhu.

Hal tersebut dikarenakan huruf Nun (ن) sukun bertemu Lam (ل) berharakat tasydid.

Surat Al Mu'minun Ayat 97:

 وَقُلْ رَّبِّ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزٰتِ الشَّيٰطِيْنِ

Alasan: Lafal Wa qul rabbi a'uudzubika min hamazaatisy syayaathiiin dibaca menjadi wa qurrabi a'uudzubika min hamazaatisy syayaathiiin.

Hal tersebut dikarenakan huruf Lam (ل) sukun bertemu Ra (ر) berharakat tasydid.

Surah Al Qashash Ayat 85:

 قُلْ رَّبِّيْٓ اَعْلَمُ

Alasan: Lafal Qul rabbiii a'lamu dibaca menjadi Qur rabbiii a'lamu karena huruf Lam (ل) sukun bertemu Ra (ر) berharakat tasydid.

Surah Al Balad ayat 7:

أَنْ لَّـمْ يَرَهُ

Alasan: Lafal Anlam Yarrah dibaca menjadi Allam Yarrah karena huruf nun (ن) sukun bertemu lam (ل) berharakat tasydid.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR