Calon gubernur dan wakil gubernur saling mengungkapkan gagasan untuk menyelesaikan permasalahan di Jakarta pada saat debat perdana Pilkada Jakarta. Berikut janji pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana yang disampaikan pada saat debat Pilkada Jakarta 2024.
Debat perdana Pilkada Jakarta 2024 telah digelar pada Minggu (6/10/2024) di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Debat ini dihadiri oleh ketiga calon wakil gubernur dan calon wakil gubernur bersama para pendukungnya.
Debat tersebut merupakan yang pertama dari rangkaian debat yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta bekerja sama dengan stasiun TV. Rencananya akan ada dua debat lagi yang akan dilaksanakan pada 27 Oktober dan 17 November 2024.
Pada debat perdana ini, masing-masing pasangan calon mulai beradu gagasan terkait tema “Penguatan Sumber Daya Manusia dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global”. Sederet janji membangun Jakarta dilontarkan di hadapan publik.
Pasangan calon nomor urut 2, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana menyebut ingin menjadikan Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional dan global yang aman.
Visi tersebut diungkapkan oleh Dharma Pongrekun sebelum adu gagasan dimulai.
“Visi kami adalah menjadikan Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional dan global yang aman melalui reformasi jati diri demi terwujudnya rakyat yang beradab, harmoni, mandiri, makmur, dan bahagia,” ujar Dharma pada Minggu.
Lantas, apa saja janji Dharma Pongrekun-Kun Wardana yang disampaikan pada debat perdana Pilkada Jakarta 2024? Simak penjelasannya berikut ini!
Baca Juga:Sederet Janji RK-Suswono di Debat Pilkada Jakarta 2024, dari Kartu KAMU hingga Dana 200 Juta per RW
Janji Dharma-Kun di Debat Pilkada Jakarta 2024
Dharma Pongrekun-Kun Wardana memulai debat dengan mengungkapkan misi yang akan dijalankan apabila terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Jakarta. Setidaknya ada tujuh misi yang mencakup perlindungan masyarakat, reformasi regulasi dan tata kelola Jakarta, hingga penguatan UMKM.
Berikut misi Dharma Pongrekun-Kun Wardana yang diungkapkan saat debat perdana Pilkada Jakarta 2024:
- Transformasi Jakarta untuk melindungi keselamatan jiwa masyarakat.
- Reformasi regulasi dan tata kelola Jakarta dengan mengutamakan pemeliharaan kesehatan melalui preventive medicine yang aman dan beradab.
- Inovasi perbaikan desain tata kota untuk mengatasi kemacetan melalui pengarusutamaan penelitian dan pengembangan.
- Mewujudkan akselerasi Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional yang terintegrasi secara nasional, regional, dan global dalam simbol pariwisata, ekonomi kreatif dan budaya melalui penguatan UMKM dan pemberdayaan masyarakat.
- Mewujudkan akselerasi ketahanan dan keberlangsungan lingkungan Jakarta sebagai pusat transit regional dan global. Ini sekaligus menanggulangi banjir dengan manajemen air hujan, manajemen sungai, dan mengoptimalkan waduk kanal pompa, taman, dan hutan kota.
- Mewujudkan penguatan konektivitas informasi melalui transformasi Jakarta sebagai pusat keunggulan sumber daya manusia yang fokus pada adab kesetaraan sosial profesional yang terampil, praktis, dan kreatif.
- Mewujudkan reformasi teknologi tepat guna dan hemat untuk mendukung strategi samudera biru dan strategi bioekonomi sebagai kontributor utama perekonomian Indonesia.
Solusi Dharma Pongrekun atasi macet Jakarta
Dharma Pongrekun memberi solusi untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Ia menyebut akan memperbaiki manajemen transportasi umum.
Menurutnya, semua transportasi umum harus nyaman agar masyarakat lebih antusias saat menggunakannya.
“Dengan mengoptimalkan apa yang sudah ada, terutama manajemen. Tidak perlu dulu menambah armada. Manajemen diperbaiki, dioptimalkan, pastikan setiap track itu jaraknya 10 menit dan harus dipastikan,” ujar Dharma.
Ia menambahkan perlu ada keamanan bagi disabilitas, lansia, ibu hamil, dan anak-anak. Hal ini berarti memperbaiki dan memberi treatment khusus untuk transportasi umum. Ia juga menyebut perlu adanya penanaman budaya antre dalam kurikulum sekolah.
“Jangan kita mengeluarkan anggaran, tetapi kita sebenarnya tidak tahu faktor mana yang perlu kita perbaiki,” tambahnya.
Rencana hapus PBB bagi ASN dan karyawan swasta
Dharma Pongrekun berencana akan menghapus Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah eselon 4a dan karyawan swasta. Dengan begitu, uang yang semestinya untuk membayar pajak dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
“Kami memastikan penduduk Jakarta tidak boleh menganggur. Perut mereka harus kenyang, semua sekolah, pengusaha besar jalan dan pengusaha kecil jalan semua adil,” ujar Dharma.
Bukan hanya PBB, Dharma juga akan menghapuskan pajak restoran yang awalnya 10 persen menjadi satu persen saja. Selain pajak restoran, pajak take away yang besarannya 10 persen juga akan dihilangkan.
“Kami hilangkan nolnya, dari 10 persen menjadi 1 persen,” tambahnya.
