Advertisement

Longspan LRT Jabodebek Disebut Salah Desain, Bagaimana Tanggapan Jokowi?

03 August 2023 18:49 WIB

thumbnail-article

Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri), Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kanan) dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kiri) saat naik LRT Jabodetabek di Jakarta, Kamis (3/8/2023). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/rwa/aa. .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Baru-baru ini Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan ada kesalahan desain dalam pembangunan jembatan lengkung bentang panjang (longspan) Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek.

Hal tersebut dikatakan Kartika dalam acara InJourney Talks pada Selasa (01/08/2023).

"Kalau lihat longspan dari Gatot Subroto ke Kuningan kan ada jembatan besar, itu sebenarnya salah desain, karena dulu Adhi sudah bangun jembatannya, tapi dia enggak ngetes sudut kemiringan keretanya," jelas Kartika, dikutip dari Kompas.com.

Menurut Kartika, longspan LRT tersebut kurang lebar, lantaran belum bisa menampung body LRT saat berbelok, akibatnya laju LRT menjadi lebih pelan agar tidak terlalu bergeser pada pagar pembatas longspan.

"Jadi sekarang kalau belok harus pelan sekali, karena harusnya itu lebih lebar tikungannya. Kalau tikungannya lebih lebar, dia bisa belok sambil speed up. Tapi karena tikungannya sekarang sudah terlanjur dibikin sempit, mau enggak mau keretanya harus jalan hanya 20 km per jam, pelan banget," tambahnya.

Tanggapan Presiden Joko Widodo terkait longspan LRT salah desain

Melansir Antara, Presiden Jokowi memberikan keterangan mengenai pembangunan LRT Jabodetabek.

Seusai ikut melakukan uji coba LRT pada Kamis (03/01/2023), Jokowi menyampaikan bahwa proyek LRT tersebut merupakan yang pertama bagi Indonesia, oleh karenanya jika ada evaluasi maka akan diperbaiki.

"Ini adalah produksi INKA, konstruksinya juga dikerjakan oleh kita sendiri, semuanya oleh kita sendiri. Jadi kalau ada kurang-kurang ya harus kita maklumi, tetapi kita perbaiki," kata Jokowi.

Oleh karenanya, dalam kesempatan yang sama, Jokowi berpesan kepada semua pihak untuk tidak mencari-cari kesalahan, mengingat operasional LRT masih dalam tahap uji coba.

Ia juga berpesan bahwa pengoperasionalan LRT Jabodebek tidak perlu tergesa-gesa. Menurutnya, yang perlu jadi prioritas adalah faktor keselamatan.

"Tidak usah tergesa-gesa untuk segera dioperasikan. Semuanya berkaitan dengan sistem, yang berkaitan dengan keamanan, yang berkaitan dengan keselamatan harus diutamakan," katanya.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement