Microsoft Berikan Cuti Tak Terbatas Guna Meningkatkan Produktivitas

19 Januari 2023 13:01 WIB

Narasi TV

Ilustrasi karyawan menandai tanggal kerja dan liburnya. Sumber: Freepik.

Penulis: Rusti Dian

Editor: Margareth Ratih. F

Di awal tahun 2023 ini raksasa teknologi global, Microsoft, memberikan cuti tak terbatas, atau discretionary time off (DTO) kepada karyawannya. Dengan kebijakan ini, para karyawan Microsoft bisa mengambil cuti kapanpun dan dalam jumlah tak terbatas asal disetujui oleh atasannya.

Dilansir dari The Verge, keputusan ini diumumkan melalui email yang dikirim ke seluruh karyawan Microsoft. Namun, kebijakan ini hanya berlaku bagi karyawan Microsoft yang digaji. Kebijakan ini juga hanya berlaku bagi karyawan yang berada di Amerika Serikat. Nantinya karyawan yang masih memiliki jatah cuti atau Paid Time Off (PTO) akan diberi insentif pada bulan April 2023. Microsoft juga masih memberikan 10 hari libur dalam setahun di luar cuti tak terbatas.

Tentang Discretionary Time Off

Discretionary Time Off atau DTO adalah kebijakan yang diambil untuk memberikan fleksibilitas jam kerja kepada karyawan. Nantinya, karyawan akan berkoordinasi dengan atasan atau supervisornya mengenai kapan dan jumlah cuti yang akan diambil.

Kebijakan ini dinilai akan mendorong hubungan yang lebih kolaboratif antara karyawan dengan atasan serta meningkatkan produktivitas kerja. Cuti tak terbatas juga dinilai mampu meningkatkan loyalitas karyawan dalam sebuah perusahaan atau organisasi.

Kebijakan cuti tak terbatas ini dinilai sebagai jawaban atas fenomena The Great Resignation atau pengunduran diri massal karyawan di Amerika Serikat pasca pandemi Covid-19. Dalam survei yang dilakukan oleh Pew Research Center pada tahun 2021, sebanyak 45% karyawan di Amerika Serikat mengundurkan diri karena kurangnya fleksibilitas dalam pekerjaan.

Meskipun kebijakan ini mampu mendorong fleksibilitas kerja dan meningkatkan loyalitas karyawan, tetap saja terdapat potensi kekurangan. Penegakan yang tidak konsisten akan menimbulkan konflik dan kecemburuan antarkaryawan.

Pemberian cuti tak terbatas juga dianggap bukan solusi dari permasalahan yang ada. Justru perusahaan yang bersangkutan harus menciptakan budaya kerja yang baik sehingga jika ada karyawan yang ingin mengajukan cuti, mereka tidak merasa sungkan.

Bukan kali pertama

Microsoft bukan perusahaan pertama yang memberi kebijakan cuti tak terbatas kepada karyawannya. Perusahaan berbasis teknologi lain seperti Oracle, LinkedIn, dan Netflix telah terlebih dahulu menerapkan kebijakan cuti tak terbatas.

Meskipun demikian, tidak semua perusahaan dapat menerapkan cuti tak terbatas bagi karyawannya.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR