Apa Itu Mindset? Pengertian, Jenis, Faktor yang Memengaruhi, dan Contoh Mindset Positif

27 Agustus 2023 11:08 WIB

Narasi TV

Ilustrasi mindset. (Sumber: Freepik/storyset)

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Rizal Amril

Mindset atau pola pikir mungkin bukan istilah yang asing karena sering disebut dalam buku, artikel, atau video bertema pengembangan diri. 

Akan tetapi, apakah Anda benar-benar paham apa yang dimaksud dengan mindset?

Banyak orang menyebut mindset sebagai aspek yang penting di ranah profesional, terutama untuk mencapai kesuksesan di dunia kerja. 

Meski begitu, mindset yang baik juga harus dimiliki oleh semua orang di segala situasi dan kondisi, bahkan di luar dunia kerja sekalipun. 

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan mindset?

Apa itu mindset?

Mengutip Very Well Mind, mindset adalah sekelompok kepercayaan yang berperan dalam menentukan bagaimana seseorang memahami dunia dan dirinya sendiri. 

Mindset memengaruhi bagaimana seseorang berpikir, merasa, dan bertindak dalam situasi-situasi tertentu. 

Kepercayaan berupa mindset ini memainkan peran penting dalam menentukan apa yang diinginkan oleh seseorang dan apakah keinginan itu berhasil ia capai atau tidak. 

Hal inilah yang membuat mindset menjadi aspek penting dalam pembahasan terkait pencapaian dan kesuksesan. 

Jenis-jenis mindset

Terdapat dua tipe pola pikir atau mindset yang kerap disandingkan karena perbedaannya yang signifikan. Kedua tipe mindset itu adalah fixed mindset dan growth mindset

Seperti namanya, pola pikir fixed mindset memiliki sifat yang tetap. Pemilik mindset ini percaya bahwa kemampuan yang ia punya adalah sesuatu yang memang sudah dari sananya dan tidak dapat diubah. 

Sebaliknya, growth mindset sangat lekat dengan pertumbuhan atau perkembangan ke arah yang lebih baik.

Pemilik growth mindset yakin bahwa bakat dan kemampuan yang dimilikinya dapat dikembangkan seiring berjalannya waktu melalui usaha yang serius. 

Faktor yang memengaruhi mindset

Mindset tidak terbentuk begitu saja, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berasal dari luar maupun dari dalam individu itu sendiri. 

Mengutip Fearless Business Boss, faktor-faktor yang memengaruhi mindset antara lain:

1. Kepribadian

Salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap mindset seseorang adalah kepribadian yang dimiliki.

Ada kepribadian yang punya kecenderungan untuk membentuk mindset negatif, begitu pula sebaliknya. 

Meski begitu, hal ini bukannya tidak bisa diatasi. Anda dapat berlatih dan membiasakan diri untuk selalu berpikir positif supaya mindset yang terbentuk juga ikut positif. 

2. Lingkungan sekitar

Kondisi lingkungan yang ada di sekitar individu juga turut memengaruhi mindset yang terbentuk pada diri individu tersebut. 

Lingkungan yang penuh tekanan dan menimbulkan stres tentunya akan mempermudah timbulnya pikiran negatif. 

Oleh sebab itu, Anda perlu mengatur lingkungan di sekitar Anda senyaman mungkin supaya pikiran lebih damai dan mindset positif dapat lebih mudah terbentuk. 

3. Teman dan keluarga

Faktor lainnya yang juga dapat berpengaruh terhadap mindset adalah keberadaan orang di sekitar kita seperti teman, rekan kerja, atau anggota keluarga. 

Jika lingkungan di sekitar Anda berisi orang yang memiliki pikiran negatif, maka Anda akan tertular dan ikut-ikutan memiliki mindset negatif. 

Sebaliknya, jika Anda mengelilingi diri dengan orang-orang berpikiran positif, mindset Anda juga akan menjadi lebih positif. 

Contoh mindset positif

1. Menerima kegagalan

Orang dengan mindset positif melihat kegagalan sebagai peluang untuk mencoba kembali, kali ini dengan perhitungan yang lebih matang. 

Kegagalan tidak dilihat sebagai akhir, melainkan tantangan dalam mencapai kesuksesan. 

2. Mampu menyesuaikan diri

Mindset yang positif membuat pemiliknya mudah beradaptasi dengan hal baru serta berkompromi dengan situasi yang berada di luar zona nyamannya. 

Kesuksesan sering kali bergantung pada kemampuan individu untuk cepat menyesuaikan diri dengan perubahan. 

3. Berani mengambil risiko

Orang-orang sukses selalu punya keberanian untuk mengambil risiko, bahkan jika ada kemungkinan gagal sekalipun.

Untuk mengatasi rasa takut gagal, mereka memanfaatkan emosi-emosi positif dan menghindari pikiran-pikiran negatif.

4. Punya rasa penasaran tinggi

Selain punya keberanian yang besar, orang sukses juga cenderung punya rasa penasaran yang tinggi. 

Mereka selalu haus akan ilmu dan senang mempelajari kemampuan-kemampuan baru yang belum dikuasai sebelumnya.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR