Advertisement

Bacaan Niat dan Tata Cara Sholat Jumat, Jangan Sampai Ada yang Terlewat

01 August 2024 21:07 WIB

thumbnail-article

Dokumentasi khatib menyampaikan khutbah sebelum salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Aceh, Jumat (20/11/2020). (Sumber: ANTARA FOTO/Ampelsa) .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Niat dan tata cara sholat Jumat di masjid perlu diketahui oleh seorang muslim, hal ini lantaran sholat satu ini termasuk dalam ibadah wajib yang dilakukan bagi setiap muslim mukallaf (laki-laki), hukumnya sama seperti salat Zuhur.

Rasulullah saw. telah mewanti-wanti umatnya untuk tidak meninggalkan salat Jumat atau bahkan meremehkannya, jika itu terjadi maka Allah Swt. akan menutup hatinya untuk menerima hidayah.

Sebagaimana hadis Rasulullah saw. yang diriwayatkan oleh Abul Ja’di ad-Dhamri berikut:

(من ترك ثلاث جمع تهاونا بها طبع الله على قلبه (رواه أحمد والحاكم. حسن

Artinya, “Siapa pun yang meninggalkan shalat Jumat tiga kali karena meremehkannya, maka Allah ta’âlâ akan mengecap (menutup) hatinya (sehingga tak mampu menerima hidayah).” (HR Ahmad dan al-Hakim. Hadits hasan)

Ada pula hadis riwayat Jabir bin Abdillah ra., yang menjelaskan bahwa Nabi saw. bersabda:

    مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَعَلَيْهِ الْجُمُعَةُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ إِلاَّ عَلَى مَرِيضٍ، أَوْ مُسَافِرٍ، أَوْ صَبِىٍّ، أَوْ مَمْلُوكٍ وَمَنِ اسْتَغْنَى عَنْهَا بِلَهْوٍ أَوْ تِجَارَةٍ اسْتَغْنَى اللهُ عَنْهُ، وَاللهُ غِنَىٌّ حُمَيْدٌ      

Artinya, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka ia wajib salat Jumat pada hari Jumat, kecuali bagi orang sakit, musafir, anak kecil, atau budak. Barangsiapa yang mengacuhkan salat Jumat karena lalai atau sibuk urusan perniagaan, maka Allah tak akan memperhatikannya, Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (HR al-Baihaqi)

Bacaan niat salat Jumat

Bacaan niat salat Jumat dibagi dua, yaitu saat menjadi imam atau makmum, jika Anda menjadi imam, berikut adalah bacaan niatnya:

أُصَلِّي فَرْضَ الْجُمْعَةِ إِمَامًا لِلهِ تَعَالَى  

Ushallî fardhal jumu’ati imâmal lillahi ta’âlâ.

Artinya, “Saya shalat Jumat sebagai imam karena Allah ta’âlâ.”

Sementara itu, jika menjadi makmum, berikut bacaannya:

أُصَلِّي فَرْضَ الْجُمْعَةِ مَأْمُومًا لِلهِ تَعَالَى   

Ushallî fardha jumu’ati ma’mûman lillâhi ta’âlâ.

Artinya, “Saya shalat Jumat sebagai makmum karena Allah ta’âlâ.”

Tata cara salat Jumat

Sementara itu, untuk melaksanakan salat Jumat, berikut adalah tata cara yang tak boleh dilewatkan:

  1. Bersuci dan berwudu;
  2. Mendengarkan khotbah dari khatib;
  3. Membaca niat (seperti yang dituliskan di atas);
  4. Takbiratulihram sambil membaca surat Al Fatihah dan surat pendek mengikuti imam;
  5. Rukuk;
  6. Iktidal;
  7. Sujud;
  8. Duduk di antara dua sujud;
  9. Sujud kedua;
  10. Kembali berdiri untuk melanjutkan rakaat kedua;
  11. Membaca surat Al Fatihah dan surat pendek;
  12. Rukuk;
  13. Iktidal;
  14. Sujud;
  15. Duduk di antara dua sujud;
  16. Sujud kedua;
  17. Tahiyat akhir;
  18. Salam.

Syarat salat Jumat

Sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah saw. di atas, salat Jumat berhukum wajib bagi sebagian golongan muslim, yakni yang memenuhi syarat sebagai berikut:

  • Beragama Islam.
  • Balig, mencapai usia 15 tahun, atau telah mengalami ihtilâm (mimpi basah).
  • Berakal sehat.
  • Merdeka (syarat ini hanya berlaku di masa ada perbudakan dahulu).
  • Laki-laki.
  • Sehat.
  • Bermukim.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement