Peringkat orang terkaya di Indonesia kembali bergeser. Bloomberg Billionaires Index baru saja merilis peringkat tersebut pada Sabtu (20/1/2024). Lantas, siapa saja orang terkaya di Indonesia? Simak penjelasannya berikut ini.
Posisi orang terkaya di Indonesia pada Januari 2024 ditempati oleh pengusaha batu bara bernama Low Tuck Kwong. Ia berhasil menyalip posisi yang sebelumnya ditempati oleh pemilik Djarum Group dan Bank BCA (BBCA), Hartono Bersaudara.
Daftar orang terkaya di Indonesia
Berikut daftar orang terkaya di Indonesia pada Januari 2024:
- Low Tuck Kwong
Kekayaan Low Tuck Kwong mencapai US$27,9 miliar atau setara Rp435,79 triliun (kurs Rp15.619). Meski begitu, kekayaannya sempat tergerus US$208 juta atau setara Rp3,25 triliun di awal tahun. Jumlah tersebut membuat Low Tuck Kwong meraih peringkat 52 orang terkaya di dunia.
Ia adalah bos dari PT Bayan Resources. Perusahaan yang awalnya bergerak di bidang kontraktor bangunan ini melebarkan sayapnya menjadi perusahaan batubara. Berbagai pembangunan telah dilakukan di bawah PT Bayan Resources, termasuk ke wilayah terpencil.
PT Bayan Resources juga berkomitmen akan selalu melibatkan dan mempekerjakan masyarakat sekitar. Perusahaan ini juga terus berinvestasi dalam infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
- Robert Budi Hartono
Peringkat kedua ditempati oleh Robert Budi Hartono dengan kekayaan mencapai US$23,2 miliar atau setara Rp362,38 triliun. Meski tergeser, kekayaan Budi Hartono naik di awal tahun mencapai US$215 juta atau setara Rp3,36 triliun. Ia meraih peringkat ke-73 orang terkaya di dunia.
Budi Hartono adalah pemilik PT Djarum, perusahaan pembuat rokok kretek terbesar di Indonesia. Ia juga berinvestasi di PT Bank Central Asia Tbk atau BCA. Ia membeli saham tersebut dari Salim saat krisis ekonomi tahun 1997-1998.
- Michael Hartono
Peringkat ketiga ditempati oleh saudaranya, Michael Hartono dengan urutan 82 secara global. Ia memiliki kekayaan mencapai US$22 miliar atau setara Rp343,63 triliun. Kekayaannya sempat naik di awal tahun 2024 mencapai US$210 juta atau setara Rp3,28 triliun.
- Prajogo Pangestu
Peringkat keempat ditempati oleh Prajogo Pangestu dengan urutan 83 secara global. Kekayaannya mencapai US$21,8 miliar atau setara Rp340,51 triliun. Kekayaannya sempat turun mencapai US$9,18 miliar atau setara Rp143,39 triliun di awal tahun 2024.
Ia adalah pemilik usaha PT Barito Pacific Tbk. Sebelumnya, perusahaan tersebut bergerak di sektor kayu dengan nama Barito Pacific Timber. Kini, Barito Pacific juga merambah ke industri batu bara melalui Petrindo Jaya Kreasi.
- Anthoni Salim
Peringkat kelima ditempati oleh Anthoni Salim dengan urutan 205 secara global. Kekayaannya mencapai US$10,5 miliar atau setara Rp164 triliun.
Salim Group tidak hanya terkenal memiliki saham di PT Indofood Sukses Makmur (ICBP) saja. Beberapa perusahaan lain yang berada di bawah Salim Group yaitu PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indomobil Multi Jasa Tbk, PT Indomobil Sukses International Tbk, dan masih banyak lagi.
- Sri Prakash Lohia
Peringkat berikutnya ditempati oleh Sri Prakash Lohia, seorang taipan keturunan India. Kekayaannya mencapai US$7,21 miliar atau setara Rp112,62 triliun. Angka tersebut menempatkannya pada posisi 337 secara global.
Ia adalah pendiri perusahaan raksasa bidang petrokimia dan tekstil yaitu PT Indo Rama Synthetics Tbk (INDR) atau Indorama Corporation. Kini, Indorama telah memiliki 18.000 karyawan dan lebih dari 20 manufaktur di delapan negara.
