PDI Perjuangan Instruksikan Gibran Jadi Juru Kampanye Ganjar-Mahfud

20 Oktober 2023 08:10 WIB

Narasi TV

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto saat Rakerda PDIP di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (20/10/2022). (ANTARA/HO-PDIP)

Penulis: Jay Akbar

Editor: Akbar Wijaya

 
PDI Perjuangan mengeluarkan surat instruksi kepada seluruh kepala daerah berusia muda agar menjadi juru bicara dan juru kampanye pasangan bakal calon presiden Ganjar Pranowo dan calon wakil presiden Mahfud MD. Nama putra sulung Presiden Jokowi Gibran Rakabuming Raka dan menantunya Bobby Nasution juga mendapat perintah yang sama.
 
"Belum lama ini seluruh kepala daerah PDIP yang muda ditugaskan sebagai juru kampanye nasional, Mas Dhito Bupati Kediri 31 tahun, Jimmy Andrea Bupati Dairi 31 tahun, Bobby Nasution Wali Kota Medan 32 tahun, M Nur Arifin Bupati Trenggalek 33 tahun, Sutan Riska Tuanku Kerajaan Bupati Dharmasraya 34 tahun, Diah Ayuning Pratiwi Bupati Purbalingga 36 tahun, Gibran Rakabuming Raka Wali Kota Surakarta 37 tahun," kata Sekretaris Jendral DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (20/10/2023).

"Eisti'anah Bupati Demak 38 tahun, Ahmad Yani Bupati Gresik 38 tahun, Sula Fifian Adeningsi Mus Bupati Kepulauan Sula 39 tahun, Hengki Kurniawan Bupati Bandung Barat 40 tahun, Riza Herdavid Bupati Bangka Selatan 40 tahun, dan Ery Cahyadi Walikota Surabaya 46 tahun," sambungnya.
 
Menurut Hasto, pihaknya dan Gibran intens berkomunikasi termasuk soal penugasan menjadi juru bicara pasangan Ganjar-Mahfud.
 
“Seluruh kepala daerah yang muda ditugaskan menjadi jurkamnas, sekaligus jubir Ganjar-Mahfud di wilayah masing-masing,” tegas Hasto.
 
Ia mengatakan surat instruksi partai mengenai penugasan tersebut sudah disampaikan.
 
“Kami sudah mengeluarkan surat instruksi begitu Ganjar-Mahfud didaftarkan di KPU langsung semua tiga pilar partai bergerak,” jelasnya.
 
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Monitoring Kader yang Belum Bergerak

 
Hasto juga merespons kabar Koalisi Indonesia Maju (KIM) akan mendeklarasikan Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
 
"Yang penting kami sudah deklarasi antara Pak Ganjar dan Prof Mahfud," ujar Hasto saat dihubungi awak media di Media Centre TPN Ganjar Presiden, Jakarta, Jumat.
 
Ia mengatakan bahwa pihaknya sudah mendeklarasikan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai pasangan bakal capres-cawapres di Pilpres 2024.
 
Tak hanya itu, sambung dia, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah menginstruksikan agar seluruh kader partai berlambang banteng moncong putih itu segera bergerak ke bawah.
 
"Apa yang disampaikan Ibu Mega setelah berdialog dengan para ketua umum termasuk Presiden Jokowi ketika mengusulkan Prof Mahfud sebagai pendekar hukum, pembela wong cilik melakukan formasi hukum ternyata mendapatkan respons yang positif," katanya.
 
Ia menilai dalam berpolitik itu harus memegang etika politik. Sebab, berpolitik itu digerakkan oleh nilai-nilai moral, kebaikan hingga dedikasi bagi kemajuan bangsa dan negara.
 
"Bukan ambisi dengan melanggar kepatutan di dalam politik," tambah Hasto.
 
Menurut Hasto, Megawati bersama Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo aktif melakukan monitoring setiap hari untuk mengetahui kader mana yang belum bergerak menjangkau rakyat.
 
Hasto mengungkapkan Ketua DPP PDIP Puan Maharani akab melakukan konsolidasi ke Jawa Timur untuk bertemu para relawan.
 
"Kami langsung bergerak karena kami yakin Pak Ganjar dan Prof Mahfud ini lahir dari mata hati rakyat, dari harapan rakyat banyak. Itu yang didorong," pungkasnya.

Ganjar Pranowo dan Mahfud MD resmi mendaftar sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis, (19/10/2023). Keduanya diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, dan Partai Perindo.

Wawancara eksklusif Ganjar-Mahfud bisa disaksikan di akun Youtube Najwa Shihab.

 
Sumber: Antara

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR