Pembangunan MRT Fase 3 Cikarang-Balaraja Dimulai Agustus 2024

14 September 2023 00:09 WIB

Narasi TV

Rangkaian kereta MRT melintas di bawah Halte Transjakarta Centrale Stichting Wederopbouw (CSW) koridor 13 di Jakarta, Selasa (31/12/2019). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

PT MRT Jakarta (Perseroda) berencana memulai pembangunan jalur MRT fase 3 trase Timur-Barat pada Agustus 2024 mendatang.

Pembangunan fase 3 tersebut akan menghubungkan wilayahCikarang (Kabupaten Bekasi, Jawa Barat)-Balaraja (Kabupaten Tangerang, Banten).

Melansir Antara, pembangunan fase 3 tersebut merupakan hasil kerja sama PT MRT Jakarta dengan dua perusahaan lain, yakni PT Jababeka dan PT Jasa Sarana. 

Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat menyampaikan bahwa pembangunan fase 3 dengan panjang 84 kilometer akan dilakukan secara bertahap.

Tahapan tersebut terdiri dari dua tahap, yakni tahap 1 Tomang-Medan Satria sepanjang 24,5 kilometer dan tahap 2 Kembangan-Tomang sepanjang 9 kilometer.

"Untuk tahap pertama, kita akan groundbreaking dari kawasan Medan Satria sampai dengan Tomang ini 24 kilometer, diperkirakan groundbreaking akan terjadi di bulan Agustus 2024," Ungkap Tuhiyat, mengutip Kompas.com.

MRT Jakarta East-West

Tuhiyat juga menyampaikan bahwa proyek Cikarang  hingga Balaraja ini masuk dalam proyek penting dan dinamakan proyek East-West.

Penamanaan ini lantaran jalur MRT fase 3 direncanakan bakal menggabungkan tiga provinsi, yakni Jawa Barat (Cikaran), DKI Jakarta, dan Banten (Balaraja).

Sebagai informasi, MRT Balaraja-Cikarang ini akan memiliki 48 stasiun dengan 48 kawasan transit oriented development (TOD) di sepanjang jalur Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, sampai Banten.

Tuhiyat menjelaskan bahwa perkiraan dana untuk proyek MRT fase 3 ini mencapai Rp160 triliun dengan modal pembiayaan rencananya akan dilakukan melalui pinjaman dari Japan International Cooperation Agency (JICA).

"Rp160 triliun itu total pembiayaan Cikarang-Balaraja itu," ungkap Tuhiyat.

Pembiayaan dari JICA ini tidak semuanya langsung digelontorkan. Pada tahap pertama fase 3, PT MRT berencana menggelontorkan anggaran sekitar Rp40 triliun terlebih dahulu.

"Kita step by step, persetujuan (pembiayaan) tidak total, jadi Medan Satria sampai Tomang dulu," tambahnya.

Pembangunan fase 2 sudah lebih dari 50 persen

Dalam kesempatan lain, Dirut MRT Tuhiyat menyatakan bahwa kini pembangunan MRT Jakarta fase 2 sudah lebih dari 50 persen.

Menurutnya, progres pembangunan jalur MRT fase 2 hampir mencapai ⅔ dari total pengerjaan.

"MRT punya 3 mandat yang diberikan pemerintah, pertama kami diberi tugas untuk membangun infrastruktur kereta api mulai dari fase 1, 2, 3 dan seterusnya, ini extend of line. Untuk pertama kami teruskan ke arah Utara dari bundaran HI menuju kota sampai Harmoni udah lebih dari 65% dan terowongan udah tersambung ke Harmoni," jelas Tuhiyat, mengutip CNBC Indonesia.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR