Pengertian Workaholic, Ciri-Ciri dan Penyebabnya

1 Februari 2023 10:02 WIB

Narasi TV

Ilustrasi seorang pekerja yang bekerja hinggal larut malam. Sumber: Freepik.

Penulis: Moh. Afaf El Kurniawan

Editor: Margareth Ratih. F

Pada dasarnya semua orang dewasa memiliki keharusan untuk bekerja, tapi keharusan tersebut bukan lantas menjadikannya gila kerja atau workaholic.

Workaholic merupakan kondisi seseorang yang memiliki hasrat gila kerja dan akan merasa cemas jika tidak menyelesaikan pekerjaan sekaligus. Perilaku ini tentu tidak baik karena ketika seseorang menjadi workaholic berarti dia hanya memikirkan pekerjaan dan mengorbankan hal-hal lain seperti keluarga, hobi, dan kesehatan.

Apa itu workaholic?

Workaholic adalah orang yang cenderung terus bekerja terlepas dari waktu atau keadaan. Bahkan, mereka sering mengabaikan keluarga, kesehatan, dan kehidupan sosial untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Ini sebagian besar disebabkan oleh keinginan pribadi, seperti keinginan untuk menghindari beberapa masalah atau melupakan perasaan cemas yang disebabkan oleh banyak hal.

Tipe-tipe workaholic

  1. Over perfeksionis

Umumnya mereka adalah pekerja dengan kepribadian perfeksionis, sehingga mereka terobsesi dengan kesempurnaan. Akibatnya, mereka kesulitan untuk memulai pekerjaan baru, takut tidak dapat melakukannya dengan sempurna, yang dapat menyebabkan proyek memakan waktu lebih lama dari biasanya.

  1. Workaholic tanpa profesionalisme

Workaholic seperti ini adalah sekelompok orang yang terlalu banyak bekerja dan tergesa-gesa. Namun hal tersebut tidak diimbangi dengan profesionalisme, karena sering melakukan kesalahan dan ujung-ujungnya mengalami stress akibat pekerjaan yang tidak ada habisnya.

Biasanya, pemicu workaholic yang tak kenal waktu adalah ketidakmampuan mengatur emosi, hingga takut dicap buruk oleh orang lain karena menolak bekerja.

  1. Trend workaholic

Trend gila kerja adalah orang yang terobsesi dengan hal-hal kecil, sehingga mereka cenderung melakukan pekerjaan ekstra setiap kali menyelesaikan suatu proyek. Ini terjadi karena mereka merasa hanya dia yang bisa melakukannya dengan baik tanpa memikirkan suatu tim atau teman kerja yang lain.

  1. Tidak konsisten

Workaholic tipe ini adalah orang yang tidak bisa konsisten dengan pekerjaannya. Akibatnya, dia bolak-balik dari proyek ke proyek. Hal ini membuang-buang banyak waktu dan berdampak pada pekerjaan tidak maksimal.

 

Penyebab workaholic

Ada beberapa alasan menjadi workaholic, yaitu sebagai berikut.

  1. Terlalu perfeksionis dalam melakukan pekerjaan, sehingga cenderung untuk merevisi dan mengulang pekerjaan yang sudah selesai.
  2. Terobsesi mendapatkan penghasilan sebanyak mungkin, jadi bekerja terus-menerus. Meminta bonus, penghargaan, promosi, dll.
  3. Suasana di sekitarnya yang menuntut untuk terus bekerja tanpa memikirkan konsekuensi.

 

Demikian informasi seputar workaholic yang bisa Anda simak dan pelajari.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR