Advertisement

Profil Bambang Susanto, Mantan Kepala Otorita IKN yang Kini Jadi Utusan Khusus Presiden

16 June 2024 09:49 WIB

thumbnail-article

Mantan Kepala Otorita IKN Bambang Susantono. (Sumber: Biro Pers Setpres) .

Penulis: Moh. Afaf El Kurniawan

Editor: Rizal Amril

Nama Bambang Susantono jadi perbincangan publik setelah mengundurkan diri sebagai Kepala Otorita IKN pada Senin (3/6/2024) lalu.

Pengunduran diri Bambang Susantono kemudian menimbulkan teka teki karena dilakukan di tengah rencana Presiden Jokowi melaksanakan Upacara Kemerdekaan 17 Agustus 2024 di IKN.

Alasan Bambang Susantono memilih mundur sebagai Kepala Otorita IKN juga tak dibuka ke publik. Jokowi, pada awal Juni lalu, menyatakan jika pengunduran diri tersebut dikarenakan alasan pribadi.

"Ditanyakan ke Bapak Bambang dan Pak Dhony karena alasannya alasan pribadi," ujar Jokowi, dikutip dari Antara.

Namun, tak lama setelah pengunduran diri tersebut, Bambang Susantono diangkat Jokowi sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Kerja Sama Internasional dalam pembangunan IKN.

Penunjukkan Bambang dilakukan Jokowi melalui Keputusan Presiden Nomor 39/M Tahun 2024 yang diteken pada 11 Juni 2024 lalu.

Profil Bambang Susantono

Sebelum dikenal sebagai Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono dikenal sebagai pakar perencanaan infrastruktur dan transportasi.

Karena kepakarannya tersebut, ia sempat menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian periode 2007-2010.

Karier Bambang kemudian meningkat ketika ditunjuk Presiden SBY sebagai wakil Ernest Mangindaan yang menjabat sebagai Menteri Perhubungan periode 2009-2014. 

Ketika Ernest Mangindaan mengundurkan diri karena terpilih sebagai anggota DPR RI, Bambang menjadi Plt. Menteri Perhubungan sebelum digantikan oleh Ignasius Jonan.

Sebagai pakar perencanaan infrastruktur dan transportasi, Bambang memiliki rekam jejak pendidikan yang mentereng.

Pria kelahiran Jogjakarta tersebut mendapatkan gelar sarjana di bidang teknik sipil dari Institut Teknologi Bandung pada 1987.

Bambang kemudian melanjutkan pendidikannya dan memperoleh dua gelar master dari University of California, yakni di bidang tata kota pada 1996 dan di bidang transportasi pada 1998. Ia juga memiliki gelar doktor dari universitas yang sama di bidang perencanaan infrastruktur.

Sebelum ditunjuk sebagai wakil menteri di era SBY, Bambang pernah menjabat Wakil Presiden East Asia Society of Transportation Studies (EASTS). 

Ia juga merupakan anggota Board of Trustees untuk The South North Foundation, lembaga yang berfokus di bidang perubahan iklim dengan kantor pusat di Johannesburg, Afrika selatan.

Bambang juga tercatat sebagai Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) periode 2004—2010.

Ketika ditunjuk sebagai Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono merupakan Wakil Presiden Urusan Pengelolaan Pengetahuan dan Pembangunan Berkelanjutan Asian Development Bank (ADB).

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement