Pembelian Manchester United oleh Sheikh Jassim dikabarkan telah rampung dan tinggal menunggu pengumuman resmi.
Sheikh Jassim adalah seorang anggota keluarga Kerajaan Qatar, ia merupakan anak dari Hamad bin Jassim bin Jaber Al Thani, mantan Perdana Menteri Qatar pada periode 2007-2013
Sheikh Jassim disebut menghabiskan sebagian masa muda di Inggris. Ia bersekolah di Dorset, Inggris, sebelum melanjutkan pendidikan di Akademi Militer Kerajaan Inggris di Sandhurst.
Jassim lulus dari akademi militer dan memperoleh pangkat kadet perwira.
Namun, Jassim kemudian memilih untuk terjun ke dunia investasi dan menjadi anggota dewan di salah satu bank investasi terbesar di dunia, yaitu Credit Suisse.
Kemudian, ia mendirikan banknya sendiri, Qatar Islamic Bank (QIB), dan menjabat sebagai ketua.
Terdapat catatan yang menyebutkan bahwa Sheikh Jassim adalah penggemar berat Manchester United sejak kecil.
Meskipun belum ada kepastian mengenai hal ini, beberapa kali ia terlihat menghadiri pertandingan dan bermain sepak bola mini lima lawan lima dengan jersey Manchester United.
Selain itu, Sheikh Jassim merupakan pendiri yayasan bernama Nine Two Foundation, yang mengacu pada “Class of 92”, era keemasan MU ketika dinaungi pemain top macam Ryan Giggs, David Beckham, dan Gary Neville.
Melalui yayasan tersebut, Sheikh Jassim secara resmi mengungkapkan keinginannya untuk membeli Manchester United.
Dengan kekayaan bersih kolektif sebesar 275 miliar poundsterling, menurut laporan dari Manchester Evening News, Sheikh Jassim berencana membeli Manchester United dari Keluarga Glazer.
Penawaran pertama yang diajukan oleh Sheikh Jassim adalah sebesar 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp74 triliun.
Tawaran ini membuatnya bersaing dengan pengusaha kaya lainnya dari Inggris, yaitu Sir Jim Ratcliffe.
Pada Rabu (07/06/2023) pekan lalu, Sheikh Jassim memberikan penawaran terakhir senilai 6 miliar poundsterling beserta sebuah ultimatum kepada Keluarga Glazer.
Keluarga Glazer dipaksa untuk menerima tawaran tersebut dan menyelesaikan proses penjualan, jika tidak, tidak akan ada kesempatan lain.
Pada Selasa (13/6), media-media di Inggris secara kompak melaporkan bahwa Sheikh Jassim adalah pemenang dalam proses pembelian Manchester United, meskipun belum ada informasi resmi dari pihak klub.
Demikian informasi seputar Sheikh Jassim yang membeli salah satu klub raksasa Premier League, Manchester United.
Profil Sheikh Jassim
Pembelian Manchester United oleh Sheikh Jassim dikabarkan telah rampung dan tinggal menunggu pengumuman resmi.
Sheikh Jassim adalah seorang anggota keluarga Kerajaan Qatar, ia merupakan anak dari Hamad bin Jassim bin Jaber Al Thani, mantan Perdana Menteri Qatar pada periode 2007-2013
Sheikh Jassim disebut menghabiskan sebagian masa muda di Inggris. Ia bersekolah di Dorset, Inggris, sebelum melanjutkan pendidikan di Akademi Militer Kerajaan Inggris di Sandhurst.
Jassim lulus dari akademi militer dan memperoleh pangkat kadet perwira.
Namun, Jassim kemudian memilih untuk terjun ke dunia investasi dan menjadi anggota dewan di salah satu bank investasi terbesar di dunia, yaitu Credit Suisse.
Kemudian, ia mendirikan banknya sendiri, Qatar Islamic Bank (QIB), dan menjabat sebagai ketua.
Terdapat catatan yang menyebutkan bahwa Sheikh Jassim adalah penggemar berat Manchester United sejak kecil.
Meskipun belum ada kepastian mengenai hal ini, beberapa kali ia terlihat menghadiri pertandingan dan bermain sepak bola mini lima lawan lima dengan jersey Manchester United.
Selain itu, Sheikh Jassim merupakan pendiri yayasan bernama Nine Two Foundation, yang mengacu pada “Class of 92”, era keemasan MU ketika dinaungi pemain top macam Ryan Giggs, David Beckham, dan Gary Neville.
Melalui yayasan tersebut, Sheikh Jassim secara resmi mengungkapkan keinginannya untuk membeli Manchester United.
Dengan kekayaan bersih kolektif sebesar 275 miliar poundsterling, menurut laporan dari Manchester Evening News, Sheikh Jassim berencana membeli Manchester United dari Keluarga Glazer.
Penawaran pertama yang diajukan oleh Sheikh Jassim adalah sebesar 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp74 triliun.
Tawaran ini membuatnya bersaing dengan pengusaha kaya lainnya dari Inggris, yaitu Sir Jim Ratcliffe.
Pada Rabu (07/06/2023) pekan lalu, Sheikh Jassim memberikan penawaran terakhir senilai 6 miliar poundsterling beserta sebuah ultimatum kepada Keluarga Glazer.
Keluarga Glazer dipaksa untuk menerima tawaran tersebut dan menyelesaikan proses penjualan, jika tidak, tidak akan ada kesempatan lain.
Pada Selasa (13/6), media-media di Inggris secara kompak melaporkan bahwa Sheikh Jassim adalah pemenang dalam proses pembelian Manchester United, meskipun belum ada informasi resmi dari pihak klub.
Demikian informasi seputar Sheikh Jassim yang membeli salah satu klub raksasa Premier League, Manchester United.
