Rekam Jejak dan Profil AHY Dari Prajurit Sampai Pembantu Istana

22 Februari 2024 13:02 WIB

Narasi TV

Agus Harimurti Yudhoyono yang baru saja dilantik Presiden Jokowi menjadi Meneteri Agararia dan Tata Ruang pada Rabu, (21/02). Sumber: ANTARA.

Penulis: Elok Nuri

Editor: Margareth Ratih. F

Nama Agus Harimurti Yudhoyono atau akrab disapa AHY kembali mencuat, setelah santer diisukan menjadi menteri. Putra sulung SBY ini akhirnya resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) RI pada Rabu (21/2/2024) di Istana Merdeka.

Dalam pelantikan yang digelar di Istana Merdeka, AHY mengucapkan sumpah jabatan yang dibacakan oleh Presiden Jokowi.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada UUD 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” demikian sumpah yang dikatakan AHY, mengikuti Presiden Jokowi.

AHY diketahui menggantikan posisi Hadi Tjahjanto yang juga dilantik Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai Menkopolhukam. Lantas seperti apa profil dan rekam jejak AHY, berikut informasi lengkapnya.

Profil AHY

Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY adalah putra sulung Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Kristiani Herrawati atau yang dikenal sebagai Ani Yudhoyono.

Pria kelahiran Bandung, 10 Agustus 1978 ini mengikuti rekam jejak sang ayah dengan menempuh karir di dunia militer setelah tamat sekolah menengah atas.

Dalam pendidikan, AHY kerap kali menorehkan prestasi, tahun 1997 ia menjadi  lulusan terbaik SMA Taruna Nusantara dan meraih Garuda Trisakti Tarunatama Emas. Tahun 2000, suami dari Annisa Larasati Pohan ini berhasil lulus dari Akademi Militer (AKMIL) dengan predikat terbaik dan meraih Bintang Adhi Makayasa.

Prestasi Mentereng di Militer

Setelah lulus dari AKMIL, diketahui AHY bergabung dengan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD). Pada tahun 2002, AHY menjadi Komandan Peleton di Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak yang ditugaskan dalam Operasi Pemulihan Keamanan di Aceh.

Dalam penugasan tersebut ia terpilih menjadi Komandan Tim Khusus (Dan Timsus). Tidak sampai di situ tahun 2006 ia ditugaskan dalam misi menjaga perdamaian di sepanjang perbatasan Israel dan Lebanon Selatan dan bergabung sebagai perwira seksi operasi Kontingen Garuda XXIII-A.

AHY dianugerahi Army Service Distinction Medal dari pimpinan Angkatan Bersenjata Lebanon. Tahun 2016 ia ditugaskan sebagai Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203 Arya Kemuning yang kelak menjadi jabatan terakhirnya di dunia militer.

Pendidikan formal yang mentereng

Selain rekam jejaknya di militer, AHY juga mengejar pendidikan formalnya, ia berhasil meraih tiga gelar master di tempat yang berbeda. Pertama gelar Master of Science in Strategic Studies dari Nanyang Technological University, Singapura pada tahun 2006 dan gelar Master in Public Administration dari Harvard University, Amerika Serikat pada tahun 2010.

Selain itu ia juga meraih gelar Master of Arts in Leadership and Management dari Webster University Amerika Serikat dengan predikat Summa Cum Laude pada tahun 2015, dengan IPK 4.0.

Pada tahun yang sama, AHY juga meraih predikat Summa Cum Laude dari US Army Command and General Staff College di Fort Leavenworth, Kansas.

Mengakhiri karier militer demi terjun ke Politik

Pada September 2016 AHY resmi mengakhiri purna tugasnya sebagai prajurit TNI. Ia maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Sylviana Murni dalam Pemilihan Umum Gubernur DKI Jakarta 2017.

Saat itu ia diusung oleh Partai Demokrat, PKB, PPP, dan PAN. Namun, saat itu, suara yang diraup AHY-Sylviana Murni jauh tertinggal dari dua paslon lain yakni Ahok-Djarot dan Anies-Sandi yang melaju ke Pilgub putaran kedua.

Pada 2019, AHY ditunjuk untuk menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat. Hingga pada 15 Maret 2020, AHY secara aklamasi oleh seluruh peserta Kongres di JCC Senayan, Jakarta dan berhasil terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2020-2025.

Pada kontestasi politik 2014, AHY sempat diisukan akan dipasangkan dengan Anies Baswedan yang diusung oleh Koalisi Perubahan. Namun, Anies justru dipasangkan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Kini ia resmi dilantik menjadi Menteri dan orang kepercayaan Jokowi, kita tinggal tunggu saja gebrakan yang dilakukan AHY.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR