Resmi Dilimpahkan ke Kejagung, Sambo Tetap Ditahan di Mako Brimob dan Putri di Rutan Salemba

5 Oktober 2022 10:07

Narasi TV

Penulis: Ani Mardatila

Editor: Ramadhan Yahya

Tersangka pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir Yosua serta kasus obstruction of justice Ferdy Sambo dan tersangka lainnya resmi menjadi tahanan Kejaksaan Agung (Kejagung) usai dilimpahkan penyidik Bareskrim Polri, Rabu (5/10/2022).

Polri telah melakukan penyerahan tersangka sekaligus barang bukti kasus dalam rangka pelimpahan tahap II ke Kejaksaan.

"Hasil koordinasi Tim Penyidik Bareskrim Polri bersama Tim JPU Kejagung sudah disepakati bahwa pada hari ini dilakukan penyerahan tahap II," kata Kepala Biro Multi Media Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Gatot Repli Handoko di Bareskrim, Mabes Polri dikutip dari Antara, Rabu (5/10).

Pelimpahan tahap II yang mulanya terjadwal pukul 13.00 WIB dilakukan penyesuaian dan maju menjadi pukul 11.00 WIB.

Ferdy Sambo Dkk Dinyatakan Sehat Saat Diperiksa

Gatot mengatakan sebelum proses pelimpahan kasus, dilaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap para tersangka. Total ada 11 tersangka dengan 12 berkas perkara yang dilimpahkan ke JPU.

"Ini kami sesuaikan dengan waktu karena tadi rencana pukul 11.00 WIB hasil pemeriksaan kesehatan sudah selesai dan segera para tersangka yang nantinya 11 orang akan dilimpahkan bersama barang buktinya di Kejagung," terang Gatot.

Para tersangka dinyatakan sehat dalam hasil pemeriksaan kesehatan sehingga bisa dilanjutkan untuk pelimpahan tahap II.

Resmi Diserahkan ke Kejagung Lengkap dengan Barang Buktinya

Sebelum pelimpahan tahap II, barang bukti sudah diverifikasi terlebih dahulu ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (4/10).

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi tidak menjelaskan secara rinci terkait apa saja barang bukti yang dimaksud. Ia hanya mengungkapkan barang bukti kasus tersebut ada banyak dan dikemas dalam beberapa wadah plastik.

"Namanya pelimpahan tersangka dan barang bukti, kan tidak mungkin hanya dokumen," kata Andi kepada wartawan, Selasa (4/10).

"Barang buktinya banyak, dikemas dalam beberapa kontainer plastik."

Berkas perkara pembunuhan berencana dan obstruction of justice kasus Brigadir J diketahui sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejagung sedari 28 September 2022.

Ferdy Sambo Dkk Ditahan di Mako Brimob, Bareskrim Polri, dan Rutan Salemba

Jampidum Kejagung RI Fadil Zumhana menyatakan sesuai hasil koordinasi dengan Bareskrim Polri, tersangka Ferdy Sambo, HK, AN, ARA tetap ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat.

"Terhadap yang lain CP, IW dan BW di Bareskrim Polri," kata Jampidum Kejagung RI Fadil Zumhana, Rabu (5/10).

Sedangkan untuk tersangka RR, RE dan KM juga ditahan di Bareskrim Polri. Sementara, tersangka PC ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba cabang Kejagung RI Jakarta, Pusat.

Total tersangka di kasus pembunuhan berencana Brigadir J berjumlah lima orang, yang diduga melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 56 ke-1 KUHP.

Di antaranya yaitu Ferdy Sambo, Bharada E atau Richard Eliezer, Bripka RR atau Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf, dan Putri Candrawathi.

"Untuk saudara FS (Ferdy Sambo) ini juga terkait dengan kasus pembunuhan berencana, kemudian saat ini tim penyidik sedang mempersiapkan pergeseran para tersangka berikut barang bukti yang sudah disiapkan untuk diserahkan," ujar Gatot.

Sedangkan untuk perkara menghalang-halangi penyidikan kasus tewasnya Brigadir Yosua berjumlah tujuh orang. Mereka adalah Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman Arifin, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

Ada pun enam tersangka lain ialah Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

Para tersangka obstruction of justice tersebut diduga melanggar Pasal 49 jo Pasal 33 dan/atau Pasal 48 ayat 1 jo Pasal 32 ayat (1) Nomor 19 Tahun 2016 UU ITE. Tak hanya itu, mereka juga dijerat Pasal 55 ayat (1) dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke-2 dan/atau Pasal 233 KUHP.

ARTIKEL TERKAIT

TEKS

Nyanyian Ismail Bolong dan Praktik Aparat Bekingi Tambang Ilegal di Mata Aktivis

TEKS

Nomor HP Yosua Keluar dari Whatsapp Group Keluarga, Pengacara Duga HP Yosua Masih Ada yang Kuasai

TEKS

Cerita Lengkap Sopir Ambulans Jenazah Yosua: Wajahnya Ditutup Masker Hitam dalam Posisi Telentang

TEKS

Cerita Afung Diminta AKP Irfan Widyanto Ganti DVR CCTV Pos Keamanan Duren Tiga

TEKS

Kuat Ma'ruf Minta Maaf, Ibunda Yosua: Kejahatan Apa yang Kalian Tutupi Bersama PC-mu Itu

TEKS

Kuat Ma'ruf Bantah Ancam Bunuh Yosua, Hakim: Saksi Vera kan Tidak Sebut Nama

VIDEO TERKAIT

18:39

Polisi Temukan Poster Protes RKUHP di TKP Bom Astana Anyar

03:09

Mereka yang Mengidolakan Eliezer dan Sambo

14:33

Kesaksian Eliezer: Pertengkaran Sambo-Putri dan Perempuan di Rumah Bangka

15:52

Upah (UMP) 2023 Naik, Pengusaha Protes Buruh Juga Protes

23:41

Ancaman Siklus Gempa Cianjur, Jokowi Minta Bangun Rumah Tahan Gempa

17:15

Korban Gempa Cianjur: 162 Orang Meninggal, Ribuan Warga Mengungsi

01:57

Febri Diansyah, Advokat Istri Sambo: "Tidak Ada Peran Putri sebagai Pelaku"

15:00

Kesaksiannya Berubah-ubah, Ajudan Akhirnya Ngaku Takut Ferdy Sambo

15:50

Akun WA Yosua Tiba-tiba Aktif, Lalu Keluar dari Grup Keluarga

04:59

Obrolan Brigadir Yosua dengan Pacarnya, Vera: "Ibu Sakit, Aku Dituduh Bikin Ibu Sakit."

NARASI ACADEMY

Content Production
Bikin Video Estetik Tanpa Modal Untuk Investasimu

Sumber penghasilan dari seorang content creator cukup menjanjikan lho, asal kamu harus konsisten untuk menciptakan konten kreatif yang berkualitas. Yuk investasi untuk jadi content creator profesional tanpa modal! Pelajari proses produksi konten secara menyeluruh, memberikan mood hingga menciptakan konten video agar terlihat lebih estetik.

Kelas Online
Content Production
Jadi Content Creator Nggak Pakai Repot

Belakangan ini, content creator menjadi salah satu profesi yang mengasyikan dan menjanjikan! Tapi, kamu harus punya mental yang kuat, memahami esensi, dan bersikap visioner dalam membuat konten. Pada kelas kali ini, Narasi Academy akan akan membantumu agar memiliki kemampuan tersebut, dengan dibimbing oleh narasumber profesional!

Kelas Online
Journalism
Cara Asyik Belajar Jurnalistik

Aksesibilitas informasi membuat semua orang berlomba-lomba menjadi seorang Jurnalis instan! Tapi, gimana ya caranya biar tetap kredibel, bertanggung jawab dan cekatan? Pelajari ilmu jurnalistik dengan cara yang asyik langsung dari pakarnya dengan mempelajari proses pembuatan berita mulai dari wawancara, pengolahan data hingga penyiaran!

Kelas Online
Journalism
Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data

Saatnya ambil peran dengan menjadi pelopor berita investigatif dengan menyajikan informasi yang kredibel, informatif dan mendalam! Pelajari treatment khusus dalam mengemas serta melakukan kurasi berita dengan menyajikan fakta serta data dengan metode storytelling. Daftarkan dirimu di kelas “Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data”.

Kelas Online
Content Production
Rahasia Storytelling Keren, Bikin Konten Makin Beken

Kamu adalah calon content creator professional! Kunci utamanya adalah, menyajikan cerita yang kuat dan mampu membangun emosi dengan audience. Karena itu, kamu harus belajar mengenai storytelling & copywriting untuk mengembangkan ide kreatif! Jangan lewatkan kesempatannya, segera daftarkan dirimu di kelas Narasi Academy kali ini.

Kelas Online
Journalism
KILAT (Kelas Intensif Ilmu Data & Jurnalistik)

Kamu bisa jadi inovator dalam menyebarkan berita yang berkualitas dan kredibel! Caranya dengan menjadi citizen journalism. Setelah mengetahui dasar-dasar ilmu jurnalistik, sekarang kamu mampu mengemas & memproduksi sebuah berita. Pentingnya penyampaian informasi serta mencari point of view yang tepat juga kamu pelajari di kelas kali ini.

Kelas Online

TERPOPULER

KOMENTAR

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya