Saham Mayoritas Iwan Budianto di Arema FC dan Sikap Bungkam Klub Soal Kanjuruhan

23 Oktober 2022 07:45

Narasi TV

Iwan Budianto. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Penulis: Frendy Kurniawan, Agung Pratama S.

Editor: Akbar Wijaya

Seandainya saham milik Raffi Ahmad dan Gilang Widya digabungkan, masih belum bisa menandingi kepemilihan saham Iwan Budianto di klub.

Sejumlah Aremania menilai sikap tidak tegas manajemen Arema FC dalam tragedi Kanjuruhan disebabkan dualisme jabatan Iwan Budianto di tubuh pengurus PSSI sekaligus klub.

Di Arema FC Iwan merupakan pemegang saham terbesar sekaligus Direktur Utama. Sedangkan di PSSI ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum.

“Jelas pengaruhnya besar  soalnya kalau saya lihat di bagannya Arema pemegang saham terbesar beliau, Pak IB (Iwan Budianto). Makanya, mungkin orang-orang yang memegang manajemen yang mengelola Arema saat ini ada ketakutan. Tapi seharusnya, sebaiknya itu semua dikomunikasikan dengan suporter,” kata seorang Aremania bernama Ivo kepada Narasi, Jumat (21/10/2022).

Komposisi Saham Iwan Budianto di Arema FC

Dalam akta perusahaan PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia per 10 Mei 2022 yang tercatat di Ditjen AHU Kemenkumham disebutkan Iwan Budianto menjabat sebagai direktur utama dengan kepemilikan saham mayoritas sebesar 3.750 lembar saham atau senilai Rp3.750.000.000.

Selain Iwan, saham PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia juga dimiliki oleh PT Rans Entertainment Indonesia. Perusahaan milik Raffi Ahmad itu menguasai 500 lembar saham senilai Rp500.000.000.

Pemilik saham selanjutnya PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia adalah PT Juragan Sembilan Sembilan Corp. Perusahaan milik Gilang Widya Pramana yang di arema berposisi sebagai presiden klub menguasai 750 lembar saham atau senilai Rp750.000.000.

Dari komposisi tersebut tampak jelas betapa digdayanya Iwan dalam manajemen Arema. Sebab seandainya saham milik Raffi Ahmad dan Gilang Widya digabungkan, masih belum bisa menandingi kepemilihan saham Iwan Budianto di klub.

Jangan Biarkan Aremania Meninggal Sia-Sia

Terlepas dari berbagai kepentingan yang dimiliki klub terhadap federasi, Ivo berharap manajemen klub mengedepankan hati nurani mereka. Klub mesti berani bersuara lantang menuntut tuntas tragedi Kanjuruhan agar nyawa Aremania yang melayang tak sia-sia.

“Ini semua tentang hati nurani. Kalau Arema masih menitikberatkan pada kepentingan-kepentingan seperti itu ya kembali lagi mereka yang meninggal itu meninggal sia-sia. Jadi percuma mendukung klub,” kata Ivo.

Menurut Ivo sikap tidak tegas klub akan meningkatkan kesadaran suporter yang berhasil selamat bahwa klub tidak pernah berpihak ke mereka.

“Orang-orang yang masih selamat kayak saya dan teman-teman lainnya akan berpikir ‘klub saja meski banyak orang-orang yang meninggal cuma begini lho, tidak ada ketegasan’,” kata Ivo.

“Akhirnya kita semua yang jadi korban hanya menjadi angka. Jadi sama saja,  tidak evaluasi yang berarti, nantinya suporter akan menjadi akan kambing hitam, yang akan dievaluasi besar-besaran suporter dan klub.”

Klub Perlu Profesional dan Independen

Mahardika Nanang Susilo atau akrab disapa John menilai dualisme jabatan Iwan Budianto sebagai salah satu pemegang saham Arema FC sekaligus Wakil Ketua Umum PSSI mestinya tidak menghalangi klub bersikap profesional dan independen merespons tragedi Kanjuruhan.

“Kalau profesional harusnya konflik kepentingan seperti itu tidak ada. Ini tragedi kemanusiaan yang memakan korban cukup banyak. Klub harus bersikap profesional. Arema harus gunakan hak votes-nya itu untuk membela Aremania,” kata Aremania yang tergabung dalam Curva 10 Sud ini kepada Narasi.

Menurut John pertanggungjawaban klub terhadap meninggalnya ratusan suporter Aremania dapat ditunjukkan dengan menyuarakan rekomendasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), termasuk meminta mundur jajaran pengurus PSSI.

“Masalah PSSI [harus mundur] mereka punya hak votes kan Arema. Harusnya mereka juga menekan federasi harus tanggung jawab dengan tragedi ini, Ketua PSSI harus mundur,” ujar John.

ARTIKEL TERKAIT

TEKS

Jejak Teror Agus Sujatno Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar Bandung

TEKS

Mentan Sebut Impor Beras Saat Stok Aman Bukan Persoalan

TEKS

Polisi Selidiki Motor Biru Berstiker ISIS dengan Tulisan KUHP Hukum Syirik di Polsek Astananyar Bandung

TEKS

Fakta-Fakta Seputar Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Kota Bandung

TEKS

Baru Pamer Penghargaan Swasembada, Kok Pemerintah Malah Impor Ratusan Ribu Ton Beras?

TEKS

Dari Kompor, Penanak Nasi, Sampai Motor, Mengapa Pemerintah Doyan Subsidi Barang-Barang Listrik?

VIDEO TERKAIT

18:49

Dihujani Kritik, DPR Setujui RKUHP Jadi Undang-Undang

13:11

Dokter TGIPF Kanjuruhan: Ada Senyawa Lain dalam Gas Air Mata

03:49

Piala Dunia, Kita Senang Underdog Kalahkan Tim Unggulan: Riset dan Penjelasannya

07:43

Negara Sekecil Qatar Kok Pengin Banget Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?

09:20

Anak-Anak TKI Terlantar, Terancam Menikah Dini

02:37

Monyet-Monyet Berkeliaran di Bandung Timur, BMKG: Belum Tentu Ada Aktivitas Gempa

02:51

Sosok Calon Panglima TNI Yudo Margono yang Bakal Gantikan Andika Perkasa

07:00

Polisi: Kerja Keamanan tapi Kayak Mau Perang

02:42

Mahfud MD: Batal SP3, Proses Hukum Kasus Pemerkosaan Pegawai Kemenkop UKM Dilanjutkan

04:16

Ribut Elite Buat Anak Muda Muak ke Partai. Reda Usai Anwar Perdana Menteri?

NARASI ACADEMY

Content Production
Bikin Video Estetik Tanpa Modal Untuk Investasimu

Sumber penghasilan dari seorang content creator cukup menjanjikan lho, asal kamu harus konsisten untuk menciptakan konten kreatif yang berkualitas. Yuk investasi untuk jadi content creator profesional tanpa modal! Pelajari proses produksi konten secara menyeluruh, memberikan mood hingga menciptakan konten video agar terlihat lebih estetik.

Kelas Online
Content Production
Jadi Content Creator Nggak Pakai Repot

Belakangan ini, content creator menjadi salah satu profesi yang mengasyikan dan menjanjikan! Tapi, kamu harus punya mental yang kuat, memahami esensi, dan bersikap visioner dalam membuat konten. Pada kelas kali ini, Narasi Academy akan akan membantumu agar memiliki kemampuan tersebut, dengan dibimbing oleh narasumber profesional!

Kelas Online
Journalism
Cara Asyik Belajar Jurnalistik

Aksesibilitas informasi membuat semua orang berlomba-lomba menjadi seorang Jurnalis instan! Tapi, gimana ya caranya biar tetap kredibel, bertanggung jawab dan cekatan? Pelajari ilmu jurnalistik dengan cara yang asyik langsung dari pakarnya dengan mempelajari proses pembuatan berita mulai dari wawancara, pengolahan data hingga penyiaran!

Kelas Online
Journalism
Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data

Saatnya ambil peran dengan menjadi pelopor berita investigatif dengan menyajikan informasi yang kredibel, informatif dan mendalam! Pelajari treatment khusus dalam mengemas serta melakukan kurasi berita dengan menyajikan fakta serta data dengan metode storytelling. Daftarkan dirimu di kelas “Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data”.

Kelas Online
Content Production
Rahasia Storytelling Keren, Bikin Konten Makin Beken

Kamu adalah calon content creator professional! Kunci utamanya adalah, menyajikan cerita yang kuat dan mampu membangun emosi dengan audience. Karena itu, kamu harus belajar mengenai storytelling & copywriting untuk mengembangkan ide kreatif! Jangan lewatkan kesempatannya, segera daftarkan dirimu di kelas Narasi Academy kali ini.

Kelas Online
Journalism
KILAT (Kelas Intensif Ilmu Data & Jurnalistik)

Kamu bisa jadi inovator dalam menyebarkan berita yang berkualitas dan kredibel! Caranya dengan menjadi citizen journalism. Setelah mengetahui dasar-dasar ilmu jurnalistik, sekarang kamu mampu mengemas & memproduksi sebuah berita. Pentingnya penyampaian informasi serta mencari point of view yang tepat juga kamu pelajari di kelas kali ini.

Kelas Online

TERPOPULER

KOMENTAR

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya