Sekjen Hipmi Apresiasi Arsjad Rasjid Nonaktif Sementara dari Posisi Ketua Umum Kadin

26 September 2023 10:09 WIB

Narasi TV

Sekjen DPP Hipmi dan Ketua Umum Aspebindo Anggawira

Penulis: Jay Akbar

Editor: Akbar Wijaya

Arsjad Rasjid mengundurkan diri sementara dari posisi sebagai Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan Direktur Utama PT Indika Energy Tbk. Keputusan ini dia ambil lantaran telah menerima tugas sebagai Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo.

"Hal ini saya lakukan untuk menjunjung tinggi komitmen dalam menjaga netralitas dan tata kelola (governance) yang baik," tulis Arsjad dalam keterangan yang diterima Narasi, Selasa (26/9/2023).

Arsjad mengatakan tidak ingin mencampurkan adukkan antara urusan organisasi di Kadin dan di PT Indika Energy Tbk dengan posisinya sebagai Ketua TPN Ganjar Pranowo.

"Bagi saya, bergabung dan menjadi Ketua TPN adalah salah satu bentuk
kontribusi saya bagi masa depan Indonesia. Saya ingin memastikan bahwa agenda-agenda jangka panjang dalam konteks ekonomi dan investasi yang telah diusung oleh Presiden RI Joko Widodo dan para pendahulunya, dapat terlaksana dengan baik," kata Arsjad.

Pengunduran diri Arsjad mendapat respons positif dari Sekretaris Jendral Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira.

“Kami mengapresiasi sikap Bapak Arsjad Rasjid yang telah mendengarkan aspirasi kami dan memutuskan untuk mengambil cuti,” ujar Ketua Umum Asosiasi Pemasok Energi dan Batubara Indonesia (ASPEBINDO) ini dalam pesan yang diterima Narasi.

Angga mengatakan posisi Arsjad di Kadin akan diisi oleh Yukki N. Hanafi sebagai pelaksana harian (Plh).

“Kami berharap Bapak Yukki N Hanafi dapat menjaga netralitas KADIN dan memperjuangkan aspirasi pengusaha-pengusaha kepada calon presiden secara proporsional, kritis, dan berimbang,” ungkap AW, sapaan akrabnya.

AW sebelumnya sempat menyampaikan kritik atas posisi rangkap jabatan Arsjad sebagai Ketua Umum Kadin sekaligus Ketua TPN Ganjar Pranowo. Ia mengaku khawatir terjadi benturan kepentingan dalam posisi ganda Arsjad tersebut.

"Sangat penting bagi KADIN untuk tetap menjaga integritasnya sebagai wadah bisnis yang netral dan tidak terlalu terlibat dalam dinamika politik praktis, mengingat peranan penting organisasi tersebut dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kestabilan ekonomi nasional yang sangat tergantung pada kestabilan politik," katanya. 

Menurutnya, dukungan dari kalangan usaha terhadap pemerintah atau figur politik dapat diwujudkan melalui program konkrit, inovasi, maupun kerjasama sektoral yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, bukan melalui keterlibatan langsung dalam dinamika politik.

“Kita orang politik ada interest juga, namun dukungan bisa diwujudkan melalui usulan program konkrit, inovasi, maupun kerjasama sektoral,” pungkasnya.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR