Advertisement

Mengenal Tangible: Definisi, Jenis Produk, Aset, dan Contoh Produknya

01 February 2024 11:25 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi aset tangible dalam bisnis kafe. (Sumber: Pexels/Igor Starkov) .

Penulis: Rusti Dian

Editor: Rizal Amril

Tangible adalah istilah dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang dapat dirasakan secara fisik atau yang dapat dilihat dan disentuh. Kata tangible memiliki arti yang berbeda-beda tergantung dari konteksnya. Dalam konteks bisnis, tangible biasanya berkaitan dengan sifat produk dan manajemen aset.

Tangible dalam konteks bisnis adalah sifat yang menunjukkan kemampuan suatu perusahaan atau produk untuk menyajikan pelayanan prima bagi semua pelanggan secara konkret. 

Hal tersebut berarti kualitas yang dimiliki oleh produk dapat dirasakan secara nyata oleh pelanggan, bukan berangan-angan, berimajinasi atau halusinasi.

Dalam hal ini, kunci dari tangible adalah nyata. Oleh karena itu, sifat tangible sangat penting karena pelanggan membutuhkan pengalaman nyata yang bisa dirasakan sendiri oleh indera yang dimilikinya. 

Bahkan untuk produk-produk yang sebenarnya bersifat intangible, sebaiknya kamu tetap mencari kualitas yang bisa dirasakan secara nyata oleh pelanggan.

Produk-produk jasa yang bersifat intangible sejatinya juga memiliki bentuk tangible-nya sendiri. Sebagai contoh, seorang pemandu wisata harus terlihat rapi dan formal oleh pelanggannya sehingga meningkatkan nilainya diantara pemandu wisata lainnya.

Hal yang sama juga dapat digunakan oleh perusahaan yang menyediakan produk intangible seperti rumah sakit dan hotel dengan cara memperhatikan interior, furniture berkualitas, dan penampilan dari pegawainya. Oleh karenanya, selama manfaat bisa dirasakan oleh pelanggan, maka produk atau aset tersebut tergolong tangible

Jenis-jenis produk dan aset tangible

Produk tangible pada intinya adalah sesuatu yang dapat dilihat, dirasakan atau berwujud dalam bentuk fisik. Dalam hal aset pun demikian, aset yang dimiliki secara fisik dapat disebut sebagai aset tangible. berikut beberapa jenis produk atau aset tangible.

  • Tangible yang umur dan masa kegunaannya tidak terbatas dari aktiva tetap.
  • Tangible yang umur dan masa kegunaannya sangat terbatas dan dapat digantikan dengan aktiva sejenis saat kegunaannya habis.
  • Tangible yang umur dan masa kegunaannya terbatas serta tidak bisa digantikan dengan aktiva sejenis terutama ketika masa kegunaannya telah habis.

Ketiga jenis tangible di atas tentu menjadi salah satu bahan untuk menyusun neraca. Dilihat dari jenisnya, mungkin masih ada yang masih meraba aset mana saja yang tergolong tangible.

Dalam praktiknya, ada beberapa karakteristik yang bisa dipakai dalam menggolongkan aset tangible maupun intangible atau tak berwujud. Karakteristik tersebut diantaranya:

  • Memiliki bentuk fisik yang dapat dilihat oleh mata.
  • Perusahaan menggunakan aset ini secara aktif dalam kegiatan operasional.
  • Termasuk benda yang digunakan hanya untuk dimanfaatkan, tidak diinvestasikan apalagi diperjualbelikan.
  • Memiliki umur lebih dari satu periode akuntansi atau lebih dari 1 tahun dalam rata-rata umur penggunaan yang aman.
  • Memberi manfaat di masa mendatang.

Contoh produk dan aset tangible

Setelah membahas tentang pengertian tangible baik dalam hal produk maupun aset, berikut beberapa  contoh aset dan produk tangible:

  • Gedung atau tanah yang dipakai untuk operasional perusahaan.
  • Mesin untuk memproduksi hasil usaha.
  • Alat distribusi seperti mobil, truk, atau sepeda motor.
  • Furniture untuk mendukung kegiatan usaha serta produksi.

Contoh di atas adalah bentuk aset dan produk tangible yang bersifat nyata atau berwujud. Namun, ada juga bentuk tangible yang tak berwujud, tetapi manfaatnya dapat dirasakan oleh indera pelanggan seperti hospitality atau suasana yang dibangun dalam kafe dan penampilan rapi pegawai. 

Tentu hal ini berbeda dengan aset yang berbentuk intangible seperti sertifikat HAKI, sertifikat halal yang tidak dapat dirasakan secara nyata oleh indera kita.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement