Tauhid: Pengertian, Macam-Macam, dan Manfaat Mempelajarinya

26 Juli 2023 15:07 WIB

Narasi TV

Kaligrafi dua kalimat syahadat yang merupakan inti dari ajaran tauhid. (Sumber: Istimewa)

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Tauhid merupakan salah satu pembahasan penting yang wajib diketahui oleh umat Islam, karena ilmu ini menjadi salah satu dasar keyakinan kita bahwa tiada Tuhan yang patut disembah selain Allah Swt.

Untuk lebih jelasnya mengenai tauhid, pengertian, jenis-jenis tauhid dan manfaat mempelajari tauhid, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Pengertian tauhid

Pengertian tauhid secara etimologi berarti keesaan, yakni meyakini bahwa Allah adalah Esa; Tunggal; Satu. Pengertian ini sejalan dengan pengertian tauhid dalam KBBI yang berarti keesaan Allah Swt.

Secara istilah syar’i “tauhid” berarti mengesakan Allah dalam hal mencipta, menguasai, mengatur dan memurnikan (mengikhlaskan) peribadahan hanya kepada-Nya, meninggalkan penyembahan kepada selain-Nya serta menetapkan asmaulhusna dan sifat al-ulya bagi-Nya dan mensucikan-Nya dari kekurangan dan cacat.

Syekh Ibrahim Ibn Muhammad al-Baijuri, dalam kitabnya berjudul Tuhfatul Murid ‘ala Jauharatut, menjelaskan ilmu tauhid sebagai ilmu yang dengannya mampu menetapkan akidah-akidah keagamaan yang diperoleh dari dalil-dalil yang diyakini.

Macam-macam tauhid

Mengutip buku Ilmu Tauhid: Konsep ketuhanan dalam teologi Islam (2016) yang ditulis Muhammad Hasbi, tauhid dibagi menjadi tiga macam yaitu tauhid rububiyah, tauhid uluhiyah, dan tauhid asma wa sifat.

1. Tauhid rububiyah

Tauhid rububiyah adalah keyakinan akan keesaan Allah Swt. sebagai satu-satunya pencipta seluruh makhluk di alam raya, pemberi rizki, dan juga pengatur segala urusan alam.

Allah Swt. berfirman dalam surah Al-Mu'minun ayat 86-87:

 قُلْ مَنْ رَّبُّ السَّمٰوٰتِ السَّبْعِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ - ٨٦ سَيَقُوْلُوْنَ لِلّٰهِ ۗقُلْ اَفَلَا تَتَّقُوْنَ - ٨٧

Artinya: "Katakanlah, ‘Siapakah Tuhan yang memiliki langit yang tujuh dan yang memiliki 'Arsy yang agung?’ Mereka akan menjawab, ‘(Milik) Allah.’ Katakanlah, ‘Maka mengapa kamu tidak bertakwa?’"

Tauhid rububiyah mencakup keimanan dalam tiga hal, yaitu:

  • Beriman kepada ketentuan-ketentuan Allah Swt.,
  • Beriman kepada qada dan kadar-Nya Allah Swt.,
  • Beriman kepada keesaan Allah Swt.

2. Tauhid asma wa sifat

Tauhid asma wa sifat adalah beriman kepada nama-nama Allah Swt. dan juga sifat-sifat Allah. 

Penjelasan tersebut tertuang dalam surah Al-Araf ayat 108 berikut:

وَلِلّٰهِ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰى فَادْعُوْهُ بِهَاۖ وَذَرُوا الَّذِيْنَ يُلْحِدُوْنَ فِيْٓ اَسْمَاۤىِٕهٖۗ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ۖ

Artinya: “Dan Allah memiliki asmaulhusna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebutnya asmaulhusna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalah artikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”

3. Tauhid uluhiyah

Tauhid uluhiyah adalah mengesakan Allah dalam tujuan mengetahui bahwa hanya Allah yang wajib disembah dengan menjalankan ibadah-ibadah seperti berdoa, bernazar, menyembelih kurban, bertawakal, bertaubat, dan lainnya.

Kemurnian tauhid uluhiyah akan didapatkan dengan mewujudkan dua hal mendasar, yaitu meniatkan seluruh ibadah hanya untuk Allah Swt. dan dalam pelaksanaannya harus sesuai dengan kaidah yang ditetapkan Allah Swt.

Penjelasan tauhid uluhiyah terdapat surah An-Nahl ayat 36 berikut:

 وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِيْ كُلِّ اُمَّةٍ رَّسُوْلًا اَنِ اعْبُدُوا اللّٰهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوْتَۚ فَمِنْهُمْ مَّنْ هَدَى اللّٰهُ وَمِنْهُمْ مَّنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلٰلَةُ ۗ فَسِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ فَانْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِيْنَ - ٣٦

Artinya: "Dan sungguh, Kami telah mengutus seorang rasul untuk setiap umat (untuk menyerukan), "Sembahlah Allah, dan jauhilah thaghut", kemudian di antara mereka ada yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula yang tetap dalam kesesatan. Maka berjalanlah kamu di bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang mendustakan (rasul-rasul)."

Manfaat bertauhid

Tauhid merupakan inti dari ajaran Islam. Seorang muslim dapat dikatakan memeluk Islam karena telah bersaksi dengan dua kalimat syahadat yang berisi tauhid.

Bagi umat Islam, bertauhid memiliki manfaat, antara lain:

  • Selalu bersyukur akan nikmat yang Allah Swt. berikan.
  • Mendapatkan ketenangan hari karena meyakini bahwa Allah Swt. selalu ada akan dirinya.
  • Dapat menjauhkan diri dari harapan dan angan yang kosong.
  • Menjadi lebih rendah hati.
  • Memiliki hidup yang lebih optimis.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR