Intip Penampilan Trendy Para Lansia Melalui Tren The New Grey

26 Juli 2023 15:07 WIB

Narasi TV

Para lansia pria di Korea Selatan yang mengikuti tren New Gray. Sumber: preview.ph.

Penulis: Rusti Dian

Editor: Margareth Ratih. F

The New Grey adalah gerakan di Korea Selatan untuk mendorong para lansia bebas mengeksplorasi gaya meski sudah berusia lanjut. Mereka ingin mendekatkan diri dengan generasi muda melalui fashion.

Di Korea Selatan, The New Grey menjadi gerakan “menolak terlihat tua” bagi para lansia. Meski rambut mereka sudah berwarna putih, namun mereka ingin tetap terlihat stylish dan modern.

Melalui akun media sosialnya, The New Grey memperlihatkan para lansia dengan balutan celana ripped jeans, leather jacket, blouse, dan atribut fashion lain. Bahkan, mereka juga menggunakan sneaker yang identik dengan sepatu anak muda.

The New Grey menginspirasi para lansia, baik di Korea Selatan maupun seluruh dunia bahwa lansia bebas terlihat modis tanpa takut batasan usia. Gerakan ini juga sekaligus mengajak para lansia agar lebih bahagia dan membangkitkan kembali jiwa muda mereka.

Sejarah gerakan The New Grey

The New Grey dipelopori oleh sejumlah lelaki berusia 60-an tahun. Awalnya, grup ini bernama “Ahjussi” yang berarti paman atau bapak-bapak. 

Kwon Jeong Hyun sebagai pelopor “The Ahjussis” menyebut bahwa mereka mencoba mengubah penampilan ayah dan lelaki lansia di sekitarnya. Tak disangka, gerakan ini justru membuat banyak lansia tertarik dan meminta diubah penampilannya.

Aktivitas The Ahjussis ini semakin masif dibagikan melalui platform TikTok. Mereka kerap menampilkan cover dance, modelling, dan kegiatan-kegiatan lain. Tak lupa, mereka selalu berpenampilan modis dan keren.

Tren fashion lansia dari The Ahjussis ini pun menginspirasi banyak orang, khususnya lansia. Akhirnya, The Ahjussis pun berubah menjadi gerakan The New Grey.

Kondisi lansia di Korea Selatan

Menurut data Statistic Korea pada Jumat (16/6/2023), warga Korea Selatan yang berusia 65 tahun ke atas mencapai 46,4% dari total populasi pada tahun 2070. Penuaan secara cepat ini terjadi ditengah angka kelahiran yang rendah di Korea Selatan.

Gerakan The New Grey menarik perhatian sejumlah orang karena menyadarkan bahwa lansia perlu diberdayakan. Mereka tergolong kelompok masyarakat paling tidak bahagia di Korea Selatan, khususnya lansia berusia 60 tahun ke atas. Ditambah lagi setengah dari mereka hidup dalam kemiskinan.

The New Grey juga berhasil mematahkan stigma lansia yang tua, renta, dan kuno. Tren ini justru menunjukkan bahwa para lansia masih bisa bebas mengekspresikan dirinya. Bahkan beberapa dari mereka juga aktif mengikuti tren di media sosial.

Maka, The New Grey tidak lagi dipahami sebatas tren fashion saja. Lebih dari itu, The New Grey adalah upaya meningkatkan kebahagiaan dan pemberdayaan bagi lansia. Mereka bisa mengulang kembali apa yang dilakukan saat masih muda, atau bahkan belum pernah dilakukan sebelumnya.

Apakah kamu tertarik mengajak orang tua atau lansia di sekitarmu untuk mengikuti tren The New Grey?

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR