Tiga Polisi Jalani Rekonstruksi Kanjuruhan, Kok Gak Ada Tembakan Gas Air Mata ke Tribun Penonton?

19 Oktober 2022 06:57

Narasi TV

Tersangka dan saksi memperagakan sejumlah adegan saat rekonstruksi tragedi Kanjuruhan di lapangan Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu (19/10/2022). (ANTARA/Didik Suhartono)

Penulis: Jay Akbar

Editor: Akbar Wijaya

Sejumlah kesaksian dan video yang beredar mengenai tragedi Kanjuruhan memperlihatkan polisi menembakan gas air mata ke tribun penonton.

Tiga personel Polri yang menjadi tersangka kasus Kanjuruhan menjalani rekonstruksi adegan di Lapangan Mapolda Jawa Timur, Surabaya.

Mereka ialah Kabagops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, Danki 3 Sat Brimob Polda Jatim AKP Hasdarmawan, dan Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi.

"Hari ini penyidik fokus melakukan rekonstruksi untuk tiga tersangka, yakni WS, BS, dan H terkait Pasal 359 dan 360 KUHP," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo dikutip Antara, Rabu (19/10/2022).

Para tersangka memperagakan 30 adegan atas peristiwa yang menewaskan 133 orang dan ratusan luka lainnya usai laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya pada Sabtu 1 Oktober 2022 malam.

Irjen Dedi mengatakan rekonstruksi juga menghadirkan 54 orang saksi dan pemeran pengganti.

"Ada 30 adegan yang dilaksanakan di rekonstruksi," ujar dia.

Rekonstruksi merupakan tindak lanjut atas rekomendasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan. Dedi mengatakan rekonstruksi merupakan komitmen Kapolri untuk mengungkap kasus Kanjuruhan secara akuntabel dan transparan.

"Rekonstruksi ini merupakan komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar kasus ini dituntaskan transparan dan akuntabel," katanya.

Dedi juga berharap rekonstruksi bisa membantu jaksa dalam melihat peran masing-masing tersangka.

"Tujuannya peran tersangka dari tiga orang itu dilihat jaksa. Apa yang belum jelas menjadi lebih jelas," ujarnya.

Tidak Ada Tembakan ke Tribun Stadion

Dari pantauan Antara pada adegan ke-19 hingga ke-25 diperagakan penembakan gas air mata. Adegan penembakan gas air mata itu atas perintah tersangka, Danki 3 Satuan Brimob Polda Jatim AKP Hasdarman.

Seluruh tembakan yang diperagakan mengarah ke "settle ban" atau pinggir lapangan. Padahal, kesaksian suporter Aremania dan sejumlah rekaman video yang beredar menunjukan beberapa gas air mata ditembakan ke arahtribun penonton.

Dedi menilai rekonstruksi didasarkan pada keterangan tersangka. Dia menolak berkomentar lebih jauh dengan dalih hal itu kewenangan penyidik.

"Secara materi itu penyidik akan disampaikan. Kalau tersangka menyampaikan itu, dia punya hak. Penyidik yang akan mempertanggungjawabkan dari kejaksaan maupun persidangan," ujarnya.

"Peran tiga tersangka dilihat juga teman-teman jaksa. Apa yang masih belum jelas akan semakin lebih jelas direkonstruksi ini. Secara teknis rekonstruksi akan dibuat berita acara dan diberi berkas nantinya," ujarnya.

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) menyebut jumlah korban dalam peristiwa di Stadion Kanjuruhan Malang sebanyak 712 orang. Para korban terdiri dari 132 orang meninggal dunia (sampai disusunnya laporan TGIPF), 96 luka berat, dan 484 luka.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan enam orang tersangka Tragedi Kanjuruhan, yaitu Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) AHL, Ketua Panitia Pelaksana AH, Security Officer SS, Kabagops Polres Malang WSS, Danki 3 Brimob Polda Jawa Timur H, dan Kasat Samapta Polres Malang BSA.

Para tersangka tersebut disangka Pasal 359 dan Pasal 360 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan jPasal 103 Juncto Pasal 52 UU Nomor 11/2022 tentang Keolahragaan.

ARTIKEL TERKAIT

TEKS

Jelang Pernikahan Kaesang-Erina, 2.188 Personel Polda Jawa Tengah Disiagakan

TEKS

Demi Kereta Cepat Pemerintah Mau Korbankan Argo Parahyangan, DPR: Jangan Ditutup Begitu Saja!

TEKS

Tak Ada Zat Gas Air Mata di Tubuh Aremania Korban Kanjuruhan, Dokter: Hasil Pemeriksaan BRIN

TEKS

Hasil Autopsi Kakak Beradik Korban Kanjuruhan: Patah Tulang dan Pendarahan, Tak Ada Kandungan Gas Air Mata

TEKS

Jordi Amat dan Sandy Walsh Jadi WNI, Iwan Bule Ikut Sibuk Mengurus KTP dan KK ke Dukcapil

TEKS

Pemprov DKI Minta Anggaran Hibah ke 10 Parpol Dinaikkan, Totalnya Jadi Rp40,88 Miliar

VIDEO TERKAIT

13:11

Dokter TGIPF Kanjuruhan: Ada Senyawa Lain dalam Gas Air Mata

12:04

Mahfud MD: "Tim Investigasi Selalu Ompong"

19:08

Kesaksian Dari Dekat Sekali Pada Batas Hidup Dan Mati di Kanjuruhan

14:08

Kasus Kanjuruhan Bikin Kepercayaan Publik terhadap Polri Merosot

14:35

Rekonstruksi Kasus Kanjuruhan Tanpa Adegan Gas Air Mata ke Tribun

24:15

Ada Apa dengan Polri? Dari Kasus Sambo, Kanjuruhan, Narkoba, Judi dan Dipanggil Jokowi

02:14

TGIPF: Proses Jatuhnya Korban Lebih Mengerikan daripada yang Beredar di Media

17:07

PSSI Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab atas Kasus Kanjuruhan

18:36

Cerita Korban Kanjuruhan: Sepekan Lebih, Mata Masih Pedih

46:36

Bahas Tragedi Kanjuruhan, KDRT, dan Peretasan Narasi

NARASI ACADEMY

Content Production
Bikin Video Estetik Tanpa Modal Untuk Investasimu

Sumber penghasilan dari seorang content creator cukup menjanjikan lho, asal kamu harus konsisten untuk menciptakan konten kreatif yang berkualitas. Yuk investasi untuk jadi content creator profesional tanpa modal! Pelajari proses produksi konten secara menyeluruh, memberikan mood hingga menciptakan konten video agar terlihat lebih estetik.

Kelas Online
Content Production
Jadi Content Creator Nggak Pakai Repot

Belakangan ini, content creator menjadi salah satu profesi yang mengasyikan dan menjanjikan! Tapi, kamu harus punya mental yang kuat, memahami esensi, dan bersikap visioner dalam membuat konten. Pada kelas kali ini, Narasi Academy akan akan membantumu agar memiliki kemampuan tersebut, dengan dibimbing oleh narasumber profesional!

Kelas Online
Journalism
Cara Asyik Belajar Jurnalistik

Aksesibilitas informasi membuat semua orang berlomba-lomba menjadi seorang Jurnalis instan! Tapi, gimana ya caranya biar tetap kredibel, bertanggung jawab dan cekatan? Pelajari ilmu jurnalistik dengan cara yang asyik langsung dari pakarnya dengan mempelajari proses pembuatan berita mulai dari wawancara, pengolahan data hingga penyiaran!

Kelas Online
Journalism
Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data

Saatnya ambil peran dengan menjadi pelopor berita investigatif dengan menyajikan informasi yang kredibel, informatif dan mendalam! Pelajari treatment khusus dalam mengemas serta melakukan kurasi berita dengan menyajikan fakta serta data dengan metode storytelling. Daftarkan dirimu di kelas “Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data”.

Kelas Online
Content Production
Rahasia Storytelling Keren, Bikin Konten Makin Beken

Kamu adalah calon content creator professional! Kunci utamanya adalah, menyajikan cerita yang kuat dan mampu membangun emosi dengan audience. Karena itu, kamu harus belajar mengenai storytelling & copywriting untuk mengembangkan ide kreatif! Jangan lewatkan kesempatannya, segera daftarkan dirimu di kelas Narasi Academy kali ini.

Kelas Online
Journalism
KILAT (Kelas Intensif Ilmu Data & Jurnalistik)

Kamu bisa jadi inovator dalam menyebarkan berita yang berkualitas dan kredibel! Caranya dengan menjadi citizen journalism. Setelah mengetahui dasar-dasar ilmu jurnalistik, sekarang kamu mampu mengemas & memproduksi sebuah berita. Pentingnya penyampaian informasi serta mencari point of view yang tepat juga kamu pelajari di kelas kali ini.

Kelas Online

TERPOPULER

KOMENTAR

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya