Sholat merupakan salah satu ibadah yang dapat mendekatkan diri kita kepada Allah Swt., oleh karenanya, sholat perlu dilakukan dengan penuh kekhusyukan.
Mengutip NU Online, khusyuk adalah ruh ibadah, terutamanya ibadah sholat. Ketika menjalankan salat, kekhusyukan menjadi bentuk kepasrahan kepada Tuhan.
Syekh Muhammad bin Bir Ali al-Barkuli menjelaskan khusyuk ketika beribadah merupakan bentuk keterikatan batin yang dalam yang dilakukan seorang hamba ketika menghadap Allah Swt.
Dalam kitabnya berjudul at-Thariqah al-Muhammadiyah, Syekh Muhammad bin Bir Ali al-Barkuli menjelaskan sebagai berikut:
هُوَ قِيَامُ الْقَلْبِ بَيْنَ يَدَيْ الْحَقِّ بِهَمٍّ مَجْمُوعٍ
Artinya: “Khusyuk adalah hati berdiri (menghadap) di hadapan Tuhan Yang Maha Benar dengan kesedihan yang besar.” (Muhammad bin Bir Ali al-Barkuli, at-Thariqah al-Muhammadiyah dicetak bersama al-Bariqah al-Mahmudiyah, juz III, halaman 98).
Sementara, menurut ulama kontemporer Syekh Wahbah bin Musthafa az-Zuhaili dalam at-Tafsir al-Munir, khusyuk bentuk kepasrahan, kerendahan, dan rasa takut seorang hamba kepada Allah Swt.
Dalam penjelasannya berikut, Syekh Wahbah bin Musthafa az-Zuhaili menjelaskan bahwa kekhusyukan akan membantu seorang hamba beribadah, tak hanya secara fisik, tetapi juga secara batiniah.
وهو الخضوع والتذلل لله والخوف من الله تعالى ومحله القلب فإذا خشع خشعت الجوارح كلها لخشوعه إذ هو ملكها
Artinya: “Khusyuk adalah kepasrahan, kerendahan, rasa takut kepada Allah. Tempatnya di hati. Karenanya, orang yang hatinya khusyuk, tentu semua anggota badannya turut khusyuk. Sebab hatilah yang menguasai seluruh anggota badan.” (Wahbah bin Musthafa az-Zuhaili, at-Tafsir al-Munir, juz XVIII, halaman 14).
Dalam Al-Qur’an surah Al-Mukminun ayat 1-2, Allah Swt. memasukkan orang yang khusyuk dalam sholat sebagai orang-orang yang beruntung di hadapan Allah Swt.
قَدْ اَفْلَحَ الْمُؤْمِنُوْنَ ۙ (1)
(2) الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ صَلَاتِهِمْ خٰشِعُوْنَ
Artinya: “Sungguh, beruntunglah orang-orang mukmin. (Yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya.”
Tips khusyuk saat sholat
Merujuk dari laman Universitas Islam An Nur Lampung, berikut merupakan beberapa tips yang dapat dilakukan agar mendapatkan kekhusyukan dalam sholat:
- Menyiapkan diri dengan baik sebelum menjalankan ibadah salat.
- Menghafalkan dengan baik bacaan-bacaan salat.
- Belajar memahami makna bacaan-bacaan dalam salat.
- Selalu menjaga konsentrasi dan fokus saat beribadah.
- Memperbanyak doa dan zikir dalam salat.
- Menjalan salat sunah yang dapat melatih kekhusyukan.
- Sering menyimak khotbah dan ceramah agama.
Doa meraih kekhusyukan
Selain melakukan tips-tips di atas, meraih kekhusyukan dalam beribadah juga dapat diupayakan dengan banyak berdoa kepada Allah Swt.
Melansir NU Online, doa berikut ini dapat dilafalkan untuk memohon kekhusyukan dalam salat kepada Allah Swt.
اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Artinya: “Ya Allah, semoga Engkau memberi pertolongan kepada kami untuk bisa selalu ingat (zikir) kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.”
Selain doa tersebut, Anda juga dapat melafalkan doa berikut untuk meraih kekhusyukan dalam sholat.
اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا الطُّمَأْنِيْنَةَ وَالْخُشُوْعَ اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا الخُشُوْعَ فِي صَلاَاتِنَا
Artinya: “Ya Rabb, anugerahkanlah rasa ketenangan (tumakninah) dan khusyuk dalam shalat kami.”
