Wawancara Ismail Fahmi: Akun-Akun Bot Pendukung Anies, Erick, Ganjar Sudah Bermunculan

27 Desember 2022 04:04

Narasi TV

Ismail Fahmi

Penulis: Agung Pratama S.

Editor: Akbar Wijaya

April lalu, saat hendak mengakuisisi Twitter Elon Musk berjanji akan memusnahkan akun-akun bot politik penyebar pesan massal (spam). Selang sebulan setelah ia resmi menguasai Twitter janji itu benar-benar dilakukannya.

Per Desember 2022 tim Twitter sedang gencar men-suspend akun-akun bot politik. Seberapa besar pengaruhnya meredam polarisasi di media sosial?

Twitter telah menjadi medan "pertempuran baru" bagi para politikus, partai, dan para pendukungnya. Lewat media sosial mereka yang sedang mengikuti kotestasi entah itu pilpres, pileg, hingga pilkada bisa mendulang dukungan sekaligus menjatuhkan pihak lawan.

Ada beragam rupa taktik yang bisa dilakukan dalam upaya memenangkan pertempuran di Twitter, salah satunya menggunakan akun bot. 

Lewat akun bot sebuah isu sensitif serupa black campaign dan serangan-serangan bersifat SARA bisa menjadi pembicaraan popoluar (trending topic). Namun isu semacam ini dinilai kontributif memperkuat polarisasi di masyarakat.

Agung Pratama S. dari Narasi mewawancarai Pendiri Drone Emprit Ismail Fahmi untuk mengetahui bagaimana cara akun bot bekerja dan sejauh apa dampak pemusnahan akun bot politik yang dilakukan Elon Musk bagi polarisasi.

1. Bagaimana sebenarnya cara kerja akun bot di Twitter?

Bot itu adalah program komputer yang isinya melakukan scheduling berupa mem-posting pesan-pesan tertentu atau me-retweet dari akun akun tertentu sesuai dengan target isu dan waktu tertentu juga.

Jadi mereka pakai program saling me-retweet, saling posting, dengan materi-materi yang sudah disiapkan.

Biasanya akun bot ini  tidak berinteraksi dengan akun-akun umum namun hanya dengan akun-akun tertentu saja, dan arahnya memang untuk keperluan khusus misalnya untuk mengangkat satu tagar khusus, atau mungkin menyebarkan pesan tertentu yang ada dalam release lewat meme, infografis. Dan itu biasanya dibuat oleh satu kelompok khusus.

2. Apa yang membedakan akun bot dengan akun anonim

Kalau akun anonim itu akun yang dipegang oleh user real. Cuma nama akunnya, profile picture-nya, kemudian nama yang muncul itu tidak menggabarkan orang yang memegang. Makanya disebut dengan anonim.

Dia bisa menggunakan nama apa pun dengan akun apapun. Gambarnya juga bisa apa pun tapi tidak menggambarkan aslinya, itu disebut dengan anonim. Tapi di baliknya tuh orang real ya kadang-kadang dia ingin menyembunyikan diri aslinya.

Nah berbeda dengan bot. Bot itu kan program komputer ya, dan itu gambar (profile picture-nya) bisa gambar orang, bisa nama orang, tapi enggak benar semua, jadi di baliknya program komputer.

Kalau akun anonim itu masih bisa berinteraksi melakukan engagement dengan akun-akun biasa. Sama dengan akun natural biasa, itu akun anonim ya.

Bagaimana membedakan biasanya itu dari yang paling gampang itu dari follower ya dan interaksinya, dan apa yang di posting gitu.

Akun bot itu biasanya follower-nya enggak banyak atau follower-nya di antar mereka saja. Kalau kita lihat di timeline, kalau di klik gitu, isinya sama, temanya biasanya sama semua, biasanya memang ngangkat salah satu tokoh saja gitu ya atau memposting tentang satu produk saja, enggak ada yang lain.

Nah kalau anonim itu masih bisa dia ngomong tentang sehari-hari, kadang ngejoke. Kemudian juga kadang nyerang, kadang politik ya, dan lebih natural gitu ya, cuma tidak nama asli gitu sih.

3. Sebenarnya seberapa besar pengaruh akun bot ini dalam merepresentasikan citra suatu tokoh atau suatu peristiwa?

Akun bot itu biasanya dipakai ketika sebuah isu kurang diangkat atau tidak mau ada orang asli atau akun anonim yang angkat.

Jadi misalnya orang males lah  mempromosikan peresmian apa gitu ya, orang males ya, ya sudah pakai bot-bot aja untuk nyebarin, kemudian ada trending topicnya, me-retweet saja gitu.

Nah akun-akun bot itu bisa dipakai mempengaruhi, jadi publik akhirnya yang tadinya enggak tau tentang suatu isu karena di Twitter ada trending topic yang dibuat oleh bot jadi tau isu itu.

Ketika di klik trending topicnya ke-load pesan-pesan yang dibawa oleh si akun bot. Jadi bisa dia mempengaruhi bisa mempengaruhi opini publiknya.

4. Jadi penggiringan opini bisa berawal dari akun bot tersebut?

Tergantung isunya ya. Kadang-kadang untuk isu-isu yang tidak popular, publik enggak mau angkat, atau mungkin isunya sensitif ya, baik akun anonim maupun akun natural mereka enggak mau ketahuan kan ikut memulai misalnya, itu kadang diserahin sama botnya.

Saya lihat itu beberapa kali misalnya pas pilpres. Ada isinya serangan-serangan black campaign. Enggak ada itu akun betulan yang mau ngeposting karena takut. Nah yang nge-posting adalah akun-akun bot.

Setelah lama-lama jadi ramai, baru akun akun anonim atau akun natural ikut terlibat. Jadi akun bot ini bisa sangat berguna dalam memulai sebuah isu, narasi, atau mengamplifikasi isu narasi yang sudah ada dibuat lebih ramai lagi bisa.

5. Siapa biasanya target akun-akun bot?

Akun bot itu biasanya mereka tuh mengejar trending topic, ya jadi siapa pun. Yang lain-lain juga ada ngasih komen-komen gitu ya. Tapi kalau yang di Twitter itu biasanya mereka ngejar trending topic.

Kalau sudah trending topic itu kan isi trending topic akan dilihat oleh user seluruh Indonesia kan, akhirnya media melihat, user melihat, TV melihat.

Mereka berharap itu bisa di pick up, bisa diambil kayak promosi dia. Jadi targetnya itu siapa pun tergantung topiknya. Apakah tentang politik atau tentang entertainment. Apa pun gak ada masalah api strateginya adalah membuat supaya jadi trending topic,menjadi ramai percakapannya.

6. Seberapa berpengaruh akun bot politik terhadap polarisasi?

Polarisasi itu kan tergantung isi ya, tergantung narasinya, isinya, dan pesannya.

Kalau bot itu isinya tidak mengajak terpolarisasi misalnya tidak menjatuhkan, memecah belah, membuat sebutan-sebutan misalnya kadrun, cebong, ya enggak menimbulkan polarisasi.

Tapi kalau isinya mengajak memecah belah orang, memberi label-label, itu bisa membantu polarisasi. Menyerang sana, menyerang sini, mendukung sana, mendukung sini, misalnya seperti memberikan feeding informasi pada satu kelompok pengguna untuk menyerang kelompok pengguna yang lain, ya itu bisa sangat membantu terjadinya polarisasi.

7. Memasuki tahun politik Pemilu 2024 ini apakah polarisasi yang dimainkan akun-akun bot sudah terjadi?

Di Twitter enggak pernah berhenti ya tentunya polarisasi sejak dulu sampai sekarang jalan terus. Apalagi nanti ini saya lihat juga sudah mulai kelihatan calon-calonnya, terutama saya lihat antara pendukung Anies sama pendukung Ganjar, dan Erick ya. Itu saya lihat mulai banyak akun-akun dari salah satu kubu ya.

Ya saya enggak perlu sebut, membentuk klaster-klaster kecil. Bentuknya saya lihat ke polanya seperti pola robot gitu ya untuk menyerang calon yang lain. Ya sebetulnya ini bukan hal yang baru juga yang sejak sebelum-sebelumnya juga selalu berjalan dengan cara seperti itu.

8. Apa tujuan pembentukan klaster-klaster akun bot kubu Anies, Ganjar, dan Erick?

Tujuannya memang, biasanya sih tujuannya sih untuk medelegitimasi calon lawan dan supaya sentimennya positif untuk calon yang didukung.

9. Berarti polarisasi itu sebetulnya tidak pernah surut ya, cuma dengan aktor yang baru gitu ya mas.

Ya menjelang Pilpres

10. Seberapa berpengaruh langkah Elon Musk memusnahkan akun bot politik terhadap polarisasi?

Ya. Saya kira harusnya bisa mengurangi. Ya memang belum sempurna ya, kemarin kan sudah banyak tuh akun-akun diblokir, melalui algoritma.

Cuma kelemahannya ternyata banyak akun-akun yang harusnya bukan buzzer, akun biasa saja, kena blokir, karena perilakunya dianggap seperti akun robot ya, nah itu ada kelemahannya.

Tapi sebetulnya kalau ini ditingkatkan terus kemampuan algoritma pendeteksi robot tadi, itu bisa sangat membantu mengurangi, saya yakin itu bisa menekan gitu, terutama akun-akun bot.

Jadinya kan membuat akun bot begitu bikin, ter-suspend, bikin baru lagi, jadi terhambat gitu. Tidak akan menghilangkan sama sekali, tidak, karena mereka tetap bisa bikin baru lagi, Cuma karena terdeteksi, kemudian di suspend lagi, ya akhirnya jalannya akan lebih pelan dibanding sebelumnya.

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

NARASI ACADEMY

Content Production
Jadi Content Creator Nggak Pakai Repot

Belakangan ini, content creator menjadi salah satu profesi yang mengasyikan dan menjanjikan! Tapi, kamu harus punya mental yang kuat, memahami esensi, dan bersikap visioner dalam membuat konten. Pada kelas kali ini, Narasi Academy akan akan membantumu agar memiliki kemampuan tersebut, dengan dibimbing oleh narasumber profesional!

Kelas Online
Event
Berikan Pengalaman Tak Terlupakan Pada Event-mu!

Di balik perencanaan dan pelaksanaan event ada berbagai cerita menarik, seperti proses kreatif, event management dan budgeting plan. Yuk, kita cari tahu lebih banyak!

Kelas Online
Art & Design
Gali Potensi Diri, Pelajari Ilustrasi Komik Strip

Salah satu karya seni ilustrasi yang berpengaruh adalah komik. Mudah dipahami, banyak peminatnya, dan berpotensi baik di industri. Yuk, gali potensi dan siapkan dirimu menjadi seorang komikus dengan ikut kelas ini!

Kelas Online
Social Media
Jadi Brand Pionir Lewat Strategi Media Sosial & Content Marketing!

Enggak hanya akses informasi dan hiburan, sekarang, sosial media bisa kamu maksimalkan untuk branding lewat strategi media sosial & content marketing. Kuasai tekniknya di sini ya!

Kelas Online
Journalism
Cara Asyik Belajar Jurnalistik

Aksesibilitas informasi membuat semua orang berlomba-lomba menjadi seorang Jurnalis instan! Tapi, gimana ya caranya biar tetap kredibel, bertanggung jawab dan cekatan? Pelajari ilmu jurnalistik dengan cara yang asyik langsung dari pakarnya dengan mempelajari proses pembuatan berita mulai dari wawancara, pengolahan data hingga penyiaran!

Kelas Online
Art & Design
Dari Motion Sampai Animasi, Semakin Cuan Di Masa Depan

Di zaman yang serba digital dan era NFT yang semakin populer, terbuka kesempatan yang semakin besar untuk kamu meraup cuan dari karya yang kamu punya, seperti motion & animasi. Di kelas ini kamu akan memahami proses pembuatan sampai komersialisasi karya motion & animasi.

Kelas Online
Event
KEREN: Kelas Event Creative Narasi Academy

Kamu sudah sering datang dan menikmati pertunjukan di sebuah event? Tapi, pernah enggak sih, kepo dengan proses kreatif dan persiapan teknis di satu event? Yuk, cari tahu di sini!

Kelas Online
Social Media
Brand Identity: Bikin Konten Media Sosial Konsisten

Sebagai pengguna media sosial, kebanyakan dari kita akan sangat senang jika mendapat informasi atau hiburan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter kita. Pesan-pesan konten di akun-akun media sosial serasa dekat dan seolah sedang berbicara dengan kita sebagai teman. Inilah yang dinamakan memanusiakan akun media sosial. Di kelas ini, kamu akan mendapat ilmu bagaimana memanusiakan media sosial seperti membangun kehadiran dan identitas lewat branding.

Kelas Online
Content Production
Meramu Video Estetik Dengan Teknik Storytelling, Bikin Konten Makin Beken

Kamu adalah salah satu calon content creator professional di masa depan. Apalagi, sumber penghasilan dari seorang content creator cukup menjanjikan lho, asal kamu harus konsisten untuk menciptakan konten kreatif yang berkualitas. Karena itu, kunci utamanya adalah belajar di kelas ini untuk menyajikan cerita yang kuat dan mampu membangun emosi dengan audience-mu.

Kelas Online
Journalism
Memahami Reportase Sampai Investigasi: Sajikan Fakta & Data

Kamu selalu bisa jadi inovator dalam menyebarkan berita yang berkualitas dan kredibel! Salah satunya adalah dengan menjadi citizen journalism. Berita yang kredibel, informatif dan mendalam bisa dengan mudah untuk kamu sajikan ke publik! Di sini kamu harus memperhatikan pentingnya penyampaian informasi serta mencari point of view yang tepat agar tidak terjadi mispresepsi terhadap masyarakat. Saatnya ambil peran dengan menjadi pelopor berita investigatif. Pelajari treatment khusus dalam mengemas serta mengkurasi berita dengan menyajikan fakta dan data dengan metode storytelling.

Kelas Online

TERPOPULER

KOMENTAR

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya