Sejarah Hari Perempuan Sedunia yang Tak Diperingati oleh Orde Baru

Kita mulai dengan trivia sejarah: Di Indonesia, Hari Perempuan 8 Maret pernah dirayakan pada era Sukarno, tepatnya paruh pertama dekade 1960-an. Namun, peringatan itu tak dilanjutkan setelah Soeharto naik takhta.⁣

Sebabnya, Orde Baru memang tak mengizinkan segala hal yang terkait atau terasosiasi dengan sosialisme. Semua dilarang, bahkan dijadikan tabu.

Lalu, gimana sebenarnya hari perempuan internasional bermula? Well, awalnya yang mendorong adanya peringatan khusus ini memang para perempuan aktivis sosialis. Tapi isunya mendasar: hak pilih bagi perempuan.

Di zaman itu memang hanya laki-laki yang punya hak politik.⁣ Tentu ada hal lain yang juga diperjuangkan, misalnya hak-hak perempuan pekerja.

Kini, para perempuan merayakan 8 Maret untuk rupa-rupa isu. Muaranya satu: kesetaraan. Rayakan, yuk, bersama @wmnbynarasi

Apa lagi yang perlu dirayakan dan diperjuangkan di hari perempuan ini menurut kamu?

KOMENTAR

M

Melvin Pontoh

8 bulan yang lalu

Mbak Najwa saya sgt terzolimi dgn perbuatan pihak kepolisian, bisakah saya mendpt tempat biar mslh saya didengar oleh para petinggi negeri ini