Apa Itu Baby Botox, Tren Kecantikan Pencegah Kerutan yang Lagi Ngehits

22 Mei 2024 12:05 WIB

Narasi TV

Gustavo Fring / Pexels

Penulis: Nuha Khairunissa

Editor: Indra Dwi

Suntik botox telah lama dikenal sebagai salah satu perawatan wajah yang bermanfaat untuk mencegah keriput dan penuaan. 

Botox atau Botulinum toxin adalah sejenis protein neurotoksik yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium botulinum. Para prosedur perawatan botox, larutan ini diinjeksikan ke area kulit atau otot tertentu pada wajah. 

Botulinum toxin bekerja dengan menghambat impuls saraf ke otot yang membuat otot menjadi lebih rileks. Hasilnya, kerutan di wajah tampak lebih halus dan samar. 

Selain untuk kecantikan, dalam beberapa kasus, injeksi botox juga bisa dilakukan untuk keperluan medis seperti menyembuhkan migrain dan mencegah gigi gemeretak.  

Belakangan, muncul tren estetika baru berupa perawatan botox yang lebih ringan dan nyaman untuk pemula, yakni baby botox. 

Baby botox menjanjikan manfaat yang serupa dengan botox. Prosedur dan larutan yang disuntikkan pada treatment botox dan baby botox pada dasarnya sama saja. 

Namun, dosis Botulinum toxin yang diinjeksikan pada prosedur baby botox lebih rendah dibandingkan botox biasa. Oleh sebab itu, hasil yang dicapai terlihat lebih natural, tidak seperti hasil botox yang umumnya lebih kaku. 

Ramah pemula

Karena dosisnya yang lebih rendah dibandingkan botox biasa, baby botox menjadi pilihan yang tepat bagi pemula yang ingin menjajal treatment pengencangan wajah ini. Harga yang dipatok pun tidak semahal botox full. . 

Selain itu, hasil baby botox yang tampak alami juga membuat perawatan ini digemari oleh pasien yang usianya cenderung lebih muda, terutama Gen Z. 

Namun, kadar yang lebih rendah ini juga membuat hasil baby botox tidak setahan lama botox biasa. Jika rata-rata botox bertahan selama tiga hingga enam bulan, hasil perawatan baby botox mungkin akan mulai memudar dalam waktu dua hingga tiga bulan.

Sebagai treatment pencegahan

Meski pada umumnya kerutan belum muncul di usia dua puluhan, treatment baby botox bisa dilakukan untuk menghambat munculnya garis-garis halus di kemudian hari. 

Metode ini lebih disarankan sebagai pencegah kerutan, bukan untuk memperbaiki kondisi kulit yang sudah mengalami tanda-tanda penuaan. 

Baby botox biasanya disuntikkan pada area-area spesifik yang membutuhkan perawatan, terutama dahi, alis dan mata yang cenderung mudah muncul kerutan, bahkan di usia muda.

Topik:

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR