Elon Musk Ganti Logo Twitter Menjadi X dan Domainnya Bernama X.Com, Terobsesi pada Alfabet X?

26 Juli 2023 15:07 WIB

Narasi TV

Tangkapan layar halaman profil Twitter yang berganti nama menjadi "X" pada 23 Juli 2023. REUTERS

Penulis: Rusti Dian

Editor: Rizal Amril

Elon Musk baru saja mengganti Twitter menjadi X. Tak hanya logonya saja, ia pun berencana mengubah domain Twitter menjadi x.com. 

Elon Musk juga mengganti foto profilnya di Twitter menjadi logo Twitter terbaru, serta pada deskripsinya pun tertulis X.com.

“Dan segera kami akan mengucapkan selamat tinggal pada merek Twitter dan secara bertahap semua logo burungnya,” tulis Elon Musk pada Minggu (23/07/2023).

Ia juga mengunggah gambar merek X yang diproyeksikan di dinding Kantor Pusat Twitter di kawasan San Francisco. Unggahannya pun diberi keterangan “our headquarters tonight”.

Kepala Eksekutif Twitter Linda Yaccarino menuliskan di Twitter bahwa perubahan merek ini adalah peluang yang menarik. Menurutnya, X akan melangkah lebih jauh mengubah global town square.

Selamat tinggal Larry Bird

Burung yang selama ini menjadi logo Twitter bernama Larry. Burung biru ikonik tersebut pertama kali digunakan sebagai logo Twitter pada 2011 silam, 12 tahun yang lalu.

Salah satu pendiri Twitter, Biz Stone menyebut bahwa Larry Bird ini adalah penghargaan bagi bintang bola basket dan legenda Boston Celtics.

Menanggapi perubahan logo Twitter, berbagai pernyataan duka datang dari pendiri Twitter, mulai dari Biz Stone, Martin Grasser, dan Jack Dorsey. 

Mengingat bahwa tahun 2011, Larry Bird diberikan kepada legenda Boston Celtics. Kemudian pada 2012, Martin Grasser merancang logo tersebut.

“Hari ini kami mengucapkan selamat tinggal pada burung hebat ini,” cuit Martin Grasser.

Jack Dorsey membagikan tweet tersebut dengan menggunakan emoji kambing (goat) andalannya. 

Emoji tersebut berarti “terhebat sepanjang masa”. Bahkan, dalam situs web Twitter juga menyatakan bahwa burung biru sebagai logo tersebut adalah aset yang paling dikenal.

Obsesi Elon Musk pada X

Tak hanya Twitter, bisnis-bisnis lain yang dimiliki Elon Musk pun terdapat unsur “X”. Bisnis tersebut diantaranya perusahaan teknologi luar angkasa SpaceX; salah satu model mobil listrik Tesla bernama “X”; dan perusahaan perbankan online bernama X.com.

Elon juga sudah mengubah nama bisnisnya menjadi X Corp. Ia menyatakan bahwa penggantian nama tersebut seharusnya sudah dilakukan sejak lama.

Dari situ, banyak orang yang kemudian mempertanyakan tentang obsesi Elon Musk terhadap alfabet “X”. 

Obsesi yang nampak mulus tersebut diklaim oleh para ahli bahwa realitanya tak akan semulus obsesi tersebut.

Perlu diketahui bahwa Microsoft sudah mengantongi merek dagang X sejak tahun 2003 melalui sistem permainan video Xbox. 

Hal yang sama juga dilakukan oleh Meta yang memiliki merek dagang mencakup huruf “X” dan dipatenkan pada 2019 lalu.

Meski begitu, kedua perusahaan raksasa tersebut tidak akan menuntut Elon Musk.

Kasusnya akan berbeda jika mereka merasa terancam jika huruf X di Twitter melanggar ekuitas merek Microsoft dan Meta.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR