Ketum PSSI Mochamad Iriawan Akhirnya Meminta Maaf atas Peristiwa Kanjuruhan

13 Oktober 2022 07:46

Narasi TV

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (tengah) bersama perwakilan FIFA dan AFC memberikan pernyataan mengenai Satgas Transformasi Sepak Bola, di Jakarta, Kamis (13/10/2022). (ANTARA/Michael Siahaan)

Penulis: Frendy

Editor: Frendy

Setelah hampir 2 pekan berselang, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, atau yang kerap disapa Iwan Bule, akhirnya mau meminta maaf atas terjadinya peristiwa Kanjuruhan.

"Pertama-tama saya atas nama federasi (PSSI) memohon maaf atas apa yang terjadi. PSSI bertanggung jawab sepenuhnya dari kejadian ini," katanya dalam konferensi pers di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (13/10/2022).

Selain itu, Iriawan mengungkapkan bahwa Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), PSSI dan Pemerintah Indonesia sepakat membentuk satuan tugas (satgas) yang disebut Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia.

"Satgas ini berisi para ahli seperti ahli sepak bola, keamanan dan keselamatan stadion dan lainnya," ujarnya, dikutip dari Antara.

Iriawan melanjutkan, pihak pemerintah di dalam Satgas Transformasi Sepak Bola tersebut adalah Kemenpora, Kemendagri, Kemenkes, Kementerian PUPR serta Polri.

Sebelumnya PSSI Mengelak Tanggung Jawab

Sebelumnya, baik Iriawan ataupun PSSI bersikukuh bahwa insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan dan mengakibatkan korban meninggal, bukan tanggung jawabnya ataupun federasi. 

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi antara pengurus PSSI dan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Jakarta, Selasa (11/10/2022)

"PSSI menyampaikan, mereka punya aturan untuk tidak bertanggung jawab terhadap kasus ini," kata Akmal Marhali, Anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan.

Korban Mencapai 754 Orang

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Wijanto Wijoyo, Kamis (13/10/2022), mengatakan total korban peristiwa Kanjuruhan berjumlah 754 orang.

"Data terakhir, untuk korban meninggal dunia 132 orang, luka ringan sedang 596 orang dan luka berat 26 orang. Total 754 orang," kata Wijanto, dikutip dari Antara.

Pada Sabtu (1/10/2022), terjadi kericuhan usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. 

Kekalahan itu menyebabkan sejumlah suporter turun dan masuk ke dalam area lapangan. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut dengan menggunakan gas air mata.

Polisi juga telah enam orang sebagai tersangka dalam perkara ini pada Kamis (6/10/2022).

Mereka adalah Direktur PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) AHL, Ketua Panpel Arema FC AH, Security Officer SS, Kabag Operasi Polres Malang WSS, Danki III Brimob Polda Jawa Timur H, dan Kasat Samapta Polres Malang BSA.

ARTIKEL TERKAIT

TEKS

Kok Liga 1 Bergulir Lagi Meski Rekomendasi TGIPF & Proses Hukum Kanjuruhan Belum Selesai Dilakukan?

TEKS

Tak Ada Zat Gas Air Mata di Tubuh Aremania Korban Kanjuruhan, Dokter: Hasil Pemeriksaan BRIN

TEKS

PSSI Percepat Kongres Luar Biasa, Iwan Bule Minta Kompetisi Liga Diizinkan Lagi

TEKS

Aremania Kecewa Manajemen Klub Bungkam Soal Kanjuruhan: Akhirnya Kita Hanya Menjadi Angka

TEKS

Tiga Polisi Jalani Rekonstruksi Kanjuruhan, Kok Gak Ada Tembakan Gas Air Mata ke Tribun Penonton?

TEKS

Polda Jatim Batalkan Autopsi Jenazah Korban Kanjuruhan, Klaim Tidak Ada Intimidasi ke Keluarga

VIDEO TERKAIT

13:11

Dokter TGIPF Kanjuruhan: Ada Senyawa Lain dalam Gas Air Mata

12:04

Mahfud MD: "Tim Investigasi Selalu Ompong"

14:35

Rekonstruksi Kasus Kanjuruhan Tanpa Adegan Gas Air Mata ke Tribun

13:18

FIFA Temui Jokowi, Sepakat Transformasi Sepak Bola Indonesia

24:15

Ada Apa dengan Polri? Dari Kasus Sambo, Kanjuruhan, Narkoba, Judi dan Dipanggil Jokowi

02:14

TGIPF: Proses Jatuhnya Korban Lebih Mengerikan daripada yang Beredar di Media

22:48

Momen-Momen Brutal Menjelang Kematian Massal

17:07

PSSI Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab atas Kasus Kanjuruhan

18:36

Cerita Korban Kanjuruhan: Sepekan Lebih, Mata Masih Pedih

15:48

MPR Usul Kepala Daerah Dipilih oleh DPRD

NARASI ACADEMY

Content Production
Bikin Video Estetik Tanpa Modal Untuk Investasimu

Sumber penghasilan dari seorang content creator cukup menjanjikan lho, asal kamu harus konsisten untuk menciptakan konten kreatif yang berkualitas. Yuk investasi untuk jadi content creator profesional tanpa modal! Pelajari proses produksi konten secara menyeluruh, memberikan mood hingga menciptakan konten video agar terlihat lebih estetik.

Kelas Online
Content Production
Jadi Content Creator Nggak Pakai Repot

Belakangan ini, content creator menjadi salah satu profesi yang mengasyikan dan menjanjikan! Tapi, kamu harus punya mental yang kuat, memahami esensi, dan bersikap visioner dalam membuat konten. Pada kelas kali ini, Narasi Academy akan akan membantumu agar memiliki kemampuan tersebut, dengan dibimbing oleh narasumber profesional!

Kelas Online
Journalism
Cara Asyik Belajar Jurnalistik

Aksesibilitas informasi membuat semua orang berlomba-lomba menjadi seorang Jurnalis instan! Tapi, gimana ya caranya biar tetap kredibel, bertanggung jawab dan cekatan? Pelajari ilmu jurnalistik dengan cara yang asyik langsung dari pakarnya dengan mempelajari proses pembuatan berita mulai dari wawancara, pengolahan data hingga penyiaran!

Kelas Online
Journalism
Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data

Saatnya ambil peran dengan menjadi pelopor berita investigatif dengan menyajikan informasi yang kredibel, informatif dan mendalam! Pelajari treatment khusus dalam mengemas serta melakukan kurasi berita dengan menyajikan fakta serta data dengan metode storytelling. Daftarkan dirimu di kelas “Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data”.

Kelas Online
Content Production
Rahasia Storytelling Keren, Bikin Konten Makin Beken

Kamu adalah calon content creator professional! Kunci utamanya adalah, menyajikan cerita yang kuat dan mampu membangun emosi dengan audience. Karena itu, kamu harus belajar mengenai storytelling & copywriting untuk mengembangkan ide kreatif! Jangan lewatkan kesempatannya, segera daftarkan dirimu di kelas Narasi Academy kali ini.

Kelas Online
Journalism
KILAT (Kelas Intensif Ilmu Data & Jurnalistik)

Kamu bisa jadi inovator dalam menyebarkan berita yang berkualitas dan kredibel! Caranya dengan menjadi citizen journalism. Setelah mengetahui dasar-dasar ilmu jurnalistik, sekarang kamu mampu mengemas & memproduksi sebuah berita. Pentingnya penyampaian informasi serta mencari point of view yang tepat juga kamu pelajari di kelas kali ini.

Kelas Online

TERPOPULER

KOMENTAR

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya