Perbedaan Parfum, Eau de Parfum, Eau de Toilette, dan Eau de Cologne

14 Oktober 2023 14:10 WIB

Narasi TV

Ilustrasi botol parfum di atas meja. Sumber: Freepik.

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Margareth Ratih. F

Bagi sebagian orang, parfum merupakan barang penting yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. 

Saat hendak membeli parfum, Anda biasanya akan menjumpai adanya perbedaan label pada kemasan. 

Beberapa wewangian memiliki tulisan “eau de cologne”, sementara parfum lainnya bertuliskan “eau de toilette”. Ada juga parfum yang labelnya berbunyi “eau de parfum” atau “parfum” saja. 

Pecinta parfum mungkin sudah paham perbedaan di antara ketiga jenis wewangian tersebut. Namun, orang awam kemungkinan besar akan merasa bingung dan tidak mengetahui perbedaannya. 

Lantas, apa sebenarnya perbedaan antara parfum, eau de parfum (EDP), eau de toilette (EDT) dan eau de cologne (EDC)?

Pada dasarnya, perbedaan antara ketiga jenis wewangian itu ada pada konsentrasi minyak dalam alkohol dan air.

Hal ini memengaruhi seberapa kuat aroma wewangian dan seberapa lama aroma itu akan bertahan di tubuh Anda. 

Parfum

Dibandingkan jenis wewangian lainnya, parfum atau yang juga disebut sebagai extrait memiliki kandungan minyak tertinggi yaitu 20—40 persen. 

Aroma parfum tidak cepat menguap dana dapat bertahan hingga 6—8 jam, bahkan lebih. 

Tekstur parfum cenderung kental dan berminyak karena konsentrasinya yang tinggi. Oleh sebab itu, parfum banyak dijual dalam kemasan botol oles alih-alih botol semprotan. 

Harga jual parfum juga cenderung paling mahal dibandingkan eau de parfum, eau de toilette, dan eau de cologne

Eau de Parfum

Wewangian jenis eau de parfum atau EDP memiliki aroma yang lebih kuat dibandingkan eau de toilette dan eau de cologne

Hal ini disebabkan kandungan minyak dalam parfum yang cukup tinggi yaitu sebesar 15—20 persen. 

Karena kandungan minyaknya yang tinggi, aroma EDP mampu bertahan lebih lama, yaitu sekitar 4 hingga 8 jam. 

Sifat tahan lama EDP membuatnya cocok dipakai untuk aktivitas seharian.

Eau de parfum biasanya dijual dalam botol berukuran kecil dengan harga yang lebih mahal dibandingkan EDT maupun EDC.

Eau de Toilette

Wewangian jenis eau de toilette atau EDT merupakan jenis parfum yang paling banyak digunakan. 

EDt memiliki kandungan minyak parfum sebesar 7—15 persen. Aroma EDT rata-rata dapat bertahan selama 2 sampai 3 jam.

Dibandingkan EDP, aroma EDT cenderung lebih ringan sehingga cocok digunakan sehari-hari. Parfum jenis ini biasanya dikemas dalam bentuk semprot sehingga praktis dan mudah diaplikasikan. 

Eau de Cologne

Parfum jenis eau de cologne (EDC) juga dikenal dengan sebutan body mist, body spray, atau ibody splash

EDC memiliki kandungan minyak yang paling rendah dibandingkan jenis parfum lainnya yaitu hanya sebesar 3—7 persen. 

Konsentrasi yang rendah ini membuat EDC cepat menguap dan hanya bertahan selama kurang lebih 2 jam sehingga harus sering disemprot ulang. 

Aroma EDC sangat ringan dan cenderung menyegarkan. Oleh sebab itu, EDC sangat sesuai digunakan untuk aktivitas di luar ruangan terutama saat cuaca sedang panas.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR