Profil Anwar Usman, Adik Ipar Jokowi yang Kembali Terpilih Sebagai Ketua MK

17 Maret 2023 16:03 WIB

Narasi TV

Penulis: Moh. Afaf El Kurniawan

Editor: Rizal Amril

Hakim Konstitusi Indonesia Anwar Usman terpilih menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2023-2028. Ini merupakan kali ketiga berturut-turut Anwar terpilih sebagai Ketua MK.

Anwar Usman terpilih sebagai Ketua MK melalui hasil pemungutan suara Rapat Pleno Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MK yang dihadiri langsung oleh sembilan hakim konstitusi pada Rabu (15/03/2023) di Gedung MK, Jakarta.

Melansir Antara, rapat pleno yang diselenggarakan secara tertutup tersebut berlangsung alot sehingga harus dilakukan hingga putaran ketiga.

Pemilihan Anwar Usman tersebut dilakukan secara musyawarah mufakat sebagaimana diatur dalam Peraturan MK Nomor 6 tahun 2023.

Profil Anwar Usman

Anwar Usman lahir di Bima, Nusa Tenggara Barat pada 31 Desember 1956. 

Dikutip dari laman resmi MK, Anwar menghabiskan masa kecilnya di kampung halamannya, Bima. 

Usman menyelesaikan pendidikan menengahnya di Sekolah Guru Agama Negeri (PGAN) Bima pada 1975.

Setelah menyelesaikan pendidikan di PGAN, Anwar Usman kemudian meniti karier sebagai guru honorer pada 1975. Ia tercatat pernah menjadi staf pengajar di SD Kalibaru, Jakarta.

Sembari menjadi guru, ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta. Dari sana ia mendapatkan gelar S1 bidang hukum pada 1984.

Seusai lulus pada 1984, ia kemudian mengikuti ujian calon hakim dan lulus menjadi Calon Hakim Pengadilan Negeri Bogor pada 1985.

Karier Anwar di hukum terus berkembang hingga akhirnya pindah ke Mahkamah Agung (MA). 

Selama karirnya di MA, Anwar menduduki berbagai jabatan antara lain Asisten Hakim Agung (1997-2003) serta Kepala Biro Kepegawaian MA (2003-2006) dan Direktur Kantor Sumber Daya Manusia MA (2003-2006).

Ketika berkarier di MA tersebut pula Anwar mendapatkan gelar masternya dari Sekolah Tinggi Hukum (STIH) IBLAM Jakarta pada tahun 2001.

Pada tahun 2005, Usman diangkat menjadi Hakim Pengadilan Tinggi Jakarta.

Setahun setelahnya, Anwar diangkat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan dan Latihan, Hukum dan Peradilan (Litbang Diklat Kumdil) MA periode 2006 hingga 2011.

Seiring dengan menanjaknya karier Usman di bidang hukum, ia kemudian melanjutkan pendidikan dan mendapat gelar profesor dari Universitas Gadjah Mada pada 2010.

Pada tahun 2011, Anwar secara resmi diangkat sebagai Hakim Konstitusi menggantikan H. M. Arsyad Sanusi. Kala itu, Usman mengambil sumpah jabatan di hadapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta.

Pengangkatan Anwar sebagai hakim konstitusi tertera dalam Keputusan Presiden Nomor 18/P Tahun 2011 tertanggal 28 Maret 2011. Saat itu, Anwar menjadi Hakim Konstitusi ke-77 yang diusulkan oleh MA.

Karier menanjak juga dirasakan Usman ketika berada di MK. Pada 2015, ia terpilih menjadi Wakil Ketua MK periode 2015-2017 dan 2017-2018.

Kemudian pada 2 April 2018, melalui rapat pleno MK, Usman terpilih sebagai Ketua MK untuk pertama kalinya. Ia menggantikan Ketua MK sebelumnya, Arief Hidayat.

Selain sebagai Ketua MK, Usman Anwar diketahui merupakan ipar dari Presiden Joko Widodo. Ia menikahi Idayati pada 26 Mei 2022. Jokowi adalah kakak dari Idayati.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR