Profil Ki Anom Suroto: Dalang Ternama yang Jadi Co-Captain Tim Pemenangan Anies

17 November 2023 16:11 WIB

Narasi TV

Foto Ki Anom Suroto. (Sumber: Unima Internationale)

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Calon Presiden Anies Baswedan dari Koalisi Perubahan Untuk Persatuan telah mengumumkan komposisi tim nasional (timnas) pemenangan untuk pemilu 2024, salah satunya Ki Anom Suroto

Masuknya maestro dalang tersebut memperkuat Tim Pemenangan Nasional pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) cukup membuat publik kaget.

Dalang asal Klaten tersebut juga didapuk sebagai co-captain dalam susunan Tim Pemenangan Nasional Anies-Muhaimin.

"Lahir dari keluarga pendalang, beliau mendalang sejak usia 12 tahun, mendalang di lima benua, asal Klaten, Jawa Tengah, dan beliau salah satu tokoh paling aktif mendorong perubahan," kata Anies Baswedan saat memperkenalkan Ki Anom Suroto, Selasa (14/11/2023) dikutip dari CNN Indonesia.

Profil Ki Anom Suroto

Ki KRTH Lebdo Nagoro Anom Suroto atau yang populer disapa Ki Anom Suroto lahir di Klaten, Jawa Tengah pada 11 Agustus 1948.

Darah seninya ia peroleh dari sang ayah yang juga seorang pendalang bernama Ki Sadiyun Harjadarsana.

Dalang kondang asal Semarang tersebut sudah mulai menekuni dunia wayang sejak usia 12 tahun.

Tumbuh besar di tengah keluarga pendalang, membuat Ki Anom Suroto dikenal masyarakat luas sejak 1975. Ketenarannya mendekati Ki Nartosabdo.

Nama Ki Anom Suroto cukup populer di tengah masyarakat Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Sebelum berada di puncak kepopulerannya, Ki Anom juga mendalami kursus wayang kulit melalui tempat belajar pedalang setempat, seperti Himpunan Budaya Surakarta (HBS), Pasinaon Dalang Mangkunegaran (PDMN), Pawiyatan Kraton Surakarta, dan Habiranda Yogyakarta.

Kemudian, pada 1968, Ki Anom meraih panggung secara nasional ketika pagelarannya disiarkan oleh Radio Republik Indonesia (RRI).

Perjalanan Ki Anom mulai dikenal dengan lakon-lakon pewayangannya yang khas, sampai akhirnya Ki Anom mulai merambah dapur rekaman kaset.

Puluhan rekaman kaset telah ia hasilkan. Dalam satu cerita biasanya terdiri dari delapan kaset.

Dalam perjalanan kariernya, Ki Anom pernah menjadi abdi dalem Panewu Anom-Anom Keraton Surakarta. Gelar tersebut membuatnya mendapatkan nama Mas Ngabehi Lebdocarito.

Namanya juga tak hanya dikenal di Indonesia, di kancah dunia internasional, ia pernah mendalang di sejumlah negara lain, seperti Amerika Serikat, Spanyol, Jerman, Australia, Rusia dan masih banyak lainnya.

Sederet prestasi sebagai dalang pagelaran wayang sudah banyak ditorehkan Ki Anom, salah satunya adalah pada 1993 ketika ia terpilih jadi dalang kesayangan dalam Pekan Wayang Indonesia VI.

Ki Anom bahkan mendapatkan Satya Lencana Kebudayaan yang diberikan langsung oleh Presiden RI saat itu Soeharto.

Sampai saat ini Ki Anom masuk daftar dalang senior yang masih eksis menerima pentasan. Bahkan tidak jarang pentas-pentasnya selalu dipenuhi penonton. Ki Anom mewariskan ilmu mendalangnya pada anaknya, Ki Pamungkas Bayu Aji.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR