Profil Prabowo Subianto Lengkap Beserta Karier Politiknya

12 Desember 2023 19:12 WIB

Narasi TV

Prabowo Subianto. Sumber: Antara.

Penulis: Rusti Dian

Editor: Margareth Ratih. F

Profil Prabowo Subianto tentu akan dicari oleh masyarakat selama kontestasi Pilpres 2024. Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju ini menyalonkan diri kembali untuk menjadi Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029. Berikut ini profil lengkap Prabowo Subianto.

Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto Djojohadikusumo, begitulah nama lengkap beserta gelarnya. Sebagai seorang purnawirawan militer, Prabowo memiliki segudang prestasi yang tak main-main. Tak heran jika kini ia didapuk menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) oleh Presiden Joko Widodo.

Prabowo Subianto lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1951. Ia adalah anak dari Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar. Dulunya, Soemitro pernah menjadi Menteri Keuangan Indonesia pada masa kepemimpinan Presiden Soekarno.

Prabowo menyelesaikan pendidikan sekolah dasarnya di Hongkong. Ia kemudian melanjutkan studi di Victoria Institution Malaysia, Zurich International Swiss, dan American School in London, United Kingdom (Inggris). Setelah itu, Prabowo kembali ke Indonesia dan mulai pendidikan militer di AKABRI Magelang. Kemudian ia melanjutkan ke Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD).

Namanya makin santer disebut sebagai bagian dari elit politik dan militer ketika masa Orde Baru. Ayahnya, Soemitro kala itu menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada masa kepemimpinan Soeharto. Prabowo juga menikah dengan anak Soeharto, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto.

Sayangnya, karier militer Prabowo harus berhenti. Ia diduga terlibat dalam kasus pelanggaran hak asasi manusia saat peristiwa penculikan aktivis dan kerusuhan Mei 1998. Hingga kini, Prabowo berulang kali menekankan bahwa dirinya tak bersalah atas peristiwa tersebut. Ia hanya menjalankan perintah atasan.

Jejak politik Prabowo

Setelah diberhentikan dari militer, Prabowo sempat menghabiskan waktu di luar negeri. Ia kembali ke Indonesia dengan menjajal keberuntungan dalam dunia politik. Tahun 2004 adalah langkah pertama Prabowo menjadi calon presiden. Ia maju lewat konvensi Partai Golkar. Sayangnya, ia kalah suara dari Wiranto.

Dari situ, Prabowo mulai mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada tahun 2008. Ia lalu mencoba maju kontestasi Pemilu 2009 menjadi calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Lagi-lagi ia kalah, Pemilu dimenangkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono.

Meski begitu, Prabowo tak menyerah untuk menjadi orang nomor satu di Indonesia. Tahun 2014, ia kembali mencalonkan diri bersama Hatta Rajasa dari Partai Amanat Nasional (PAN). Ia didukung oleh koalisi yang terdiri dari Golkar, PPP, PAN, PKS, dan PBB. Sayangnya, mereka dikalahkan oleh Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Pada Pemilu 2019, ia kembali menyalonkan diri dan melawan Joko Widodo. Kali ini, Prabowo berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka didukung oleh partai dan kelompok organisasi masyarakat Islam. Sayangnya, Prabowo kalah dari Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. Ia kemudian masuk menjadi Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Kini, di usianya yang sudah 72 tahun, Prabowo Subianto menyalonkan diri menjadi Presiden Indonesia periode 2024-2029. Kali ini, ia berpasangan dengan anak sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka. Akankah mereka mampu memenangkan kontestasi Pilpres 2024?

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR