Rekam Jejak Anies Baswedan Selama 5 Tahun Pimpin DKI Jakarta

31 Oktober 2023 20:10 WIB

Narasi TV

Anies Baswedan ketika menjadi Gubernur DKI Jakarta. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Penulis: Moh. Afaf El Kurniawan

Editor: Rizal Amril

Kepemimpinan Anies Baswedan sebagai Gubernur Jakarta berakhir pada tanggal 16 Oktober 2022. Dalam rangka perpisahan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama dengan para relawan mengadakan acara penghormatan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang masa jabatannya telah berakhir.

Anies Baswedan menghabiskan waktu terakhirnya sebagai Gubernur DKI Jakarta bersama pendukungnya di Balai Kota Jakarta.

Acara ini diberi nama "Terima Kasih Jakarta" dan dihadiri oleh warga serta dipenuhi oleh ucapan terima kasih kepada Anies. Acara tersebut juga dihiasi dengan musik dangdut dan marawis.

Selama lima tahun masa jabatannya, Anies mencapai berbagai kebijakan dan pencapaian yang telah menarik perhatian masyarakat. Kebijakan ini mencerminkan tanggung jawabnya selama memimpin DKI Jakarta.

Kebijakan Anies termasuk dalam berbagai bidang, mulai dari pembangunan sumur resapan, penyelenggaraan ajang balap mobil listrik Formula E, hingga kebijakan terkait reklamasi. Namun, beberapa dari pencapaiannya juga memicu kontroversi.

Berikut adalah beberapa pencapaian Anies Baswedan selama masa jabatannya sebagai Gubernur DKI:

  • Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC): Anies berhasil menyelenggarakan ajang balap mobil listrik internasional Formula E di DKI Jakarta. Ajang ini berhasil membawa nama baik ibu kota ke seluruh dunia.
  • Jakarta International Stadium (JIS): Stadion ini dirancang sesuai standar FIFA dan merupakan salah satu mega proyek berskala dunia yang dibangun di Jakarta Utara.
  • Revitalisasi Kota Tua Batavia: Anies mengubah Zona Rendah Emisi (Low Emission Zone/LEZ) Kota Tua. Saat ini, Kota Tua hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki, bus TransJakarta, kendaraan listrik, pesepeda, dan bus berstiker khusus.
  • Sumur Resapan: Anies memulai pembangunan sumur resapan untuk memungkinkan air masuk ke dalam tanah. Namun, ini memunculkan beberapa kontroversi terkait kelayakan tanah di Jakarta dan kemacetan selama proses pembangunan.
  • Pembangunan Jalur Sepeda: Anies gencar membangun jalur sepeda dengan target 535,68 km jalur sepeda pada tahun 2026 di Jakarta.
  • JPO Pinisi di Jalan Jenderal Sudirman: JPO ini menjadi destinasi wisata yang dilengkapi dengan nama-nama tenaga kesehatan yang gugur akibat COVID-19.
  • Aplikasi Jakarta Kini (JAKI): Aplikasi ini diluncurkan sebagai pusat informasi penanganan COVID-19 di Jakarta.
  • JakLingko: Anies memperkenalkan Tarif Integrasi Transportasi JakLingko untuk meningkatkan mobilitas warga.
  • Pelebaran Trotoar: Trotoar di DKI Jakarta mengalami pelebaran dan peningkatan fasilitas.
  • Gratiskan PBB di bawah Rp2 M: Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong pemulihan ekonomi di ibu kota.
  • Rumah DP Rp0: Program ini ditujukan bagi masyarakat dengan pendapatan rendah. Namun pada realisasinya diperuntukkan bagi masyarakat yang berpenghasilan minimal setara UMP dan maksimal Rp15 juta per bulan.
  • Kampung Susun Akuarium: Kampung ini diresmikan pada HUT RI Ke-76.
  • Fly Over Tapal Kuda: Dua flyover tapal kuda dibangun di Lenteng Agung dan Pasar Minggu untuk mengurai kemacetan.
  • Revitalisasi Simpang Lima Pasar Senen: Simpang Lima Pasar Senen mengalami revitalisasi dengan peningkatan fasilitas pejalan kaki, pesepeda, angkutan umum, dan kendaraan pribadi.

*Artikel ini telah mengalami revisi. Sebelumnya, terdapat kekeliruan pada poin "Rumah DP Rp0" yang menyebut program tersebut diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan minimal Rp15 juta, seharusnya minimal setara UMP dan maksimal Rp15 juta.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR