Sinopsis Serial Induk Gajah: Sulitnya Jadi Perempuan 30 Tahun yang Belum Menikah

1 April 2023 13:04 WIB

Narasi TV

Poster serial Induk Gajah. (Sumber: MD Entertainment)

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Sinopsis serial Induk Gajah akhir-akhir ini banyak diperbincangkan warganet, pasalnya beberapa potongan video adegan series ini viral di berbagai platform media sosial.

Serial bergenre komedi keluarga ini merupakan produksi MD Entertainment dan telah tayang sejak 23 Maret 2023 lalu. Serial ini merupakan garapan sutradara Muhadkly Acho.

Musim perdana serial Induk Gajah menghadirkan 8 episode yang dapat disaksikan melalui layanan streaming Prime Video.

Induk Gajah menggandeng sederet aktor kenamaan Indonesia seperti Marshanda, Dimas Anggara, Tika Panggabean, dan Mikha Tambayong.

Sebelum kamu membaca sinopsisnya, ada yang menarik adri series ini, salah satunya adalah fakta bahwa cerita dari Induk Gajah diadaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama karya Natalia Sembiring,

Menariknya lagi ternyata cerita dalam novel diangkat dari kisah nyata lo, banyak yang belum tahu juga bahwa naskah cerita series ini ditawarkan pada beberapa rumah produksi tetapi ditolak sebelum akhirnya diterima MD Entertainment.

Sinopsis Induk Gajah (2023)

Induk Gajah menceritakan kisah hidup Ira (Marshanda) yang tinggal dengan ibunya, Mamak Uli (Tika Panggabean). Mamak Uli merupakan seorang single parent yang membesarkannya seorang diri.

Ira sendiri merupakan seorang reporter liputan di salah satu media di Jakarta. Usia ira terbilang cukup matang yaitu 30 tahun, kehidupannya juga tergolong nyaman. 

Namun di mata ibunya, Ira punya satu soal yang mengkhawatirkan, yaitu tak kunjung menikah.

Induk gajah sendiri merupakan sebutan ibu Ira terhadap anaknya itu, didasari oleh bentuk badan Ira yang bongsor.

Bentuk badan Ira itu juga jadi kekhawatiran ibunya. Ibu Ira merasa, sebagai perempuan, harusnya Ira menjaga badannya agar punya bentuk yang proporsional.

Tidak jarang Ira disuruh minum jus pare sebagai obat diet, resep itu diperoleh ibunya dari teman arisan. 

Cerita berkembang ketika ibu Ira mulai melakukan siasat agar anak semata wayangnya mendapat jodoh, yaitu dengan menjodohkannya.

Mamak Uli mulai mengenalkan Ira kepada anak teman-teman satu jemaat gereja tempat Mamak Uli beribadah.

Dari pertemuan tersebut cerita lucu bermunculan. Beragam orang dengan beragam karakteristik ditemui Ira setelah Mamak Uli hampir setiap minggu menjodohkan anaknya.

Sebagai anak, Ira menjalani setiap perjodohan yang dilakukan Mamak Uli, meskipun ia lakukan dengan ogah-ogahan.

Beruntung, Ira memiliki sahabat dan teman kantor yang peduli terhadapnya. Perjodohan tersebut dapat Ira lalui dengan, setidaknya, sedikit lebih mudah.

Suatu hari, setelah melalui banyak perjodohan, Ira kembali dikenalkan dengan anak teman Mamak Uli bernama Marcel (Dimas Anggara).

Karena terlalu lelah untuk menolaknya, Ira lantas mengiyakan perintah ibunya tersebut.

Namun, berbeda dari perjodohan biasanya, Marcel ternyata menyambut perjohodan dengan Ira dengan malas, sebagaimana Ira terhadap Marcel.

Marcel sebenarnya sudah memiliki kekasih yang sangat ia cintai, namun terhalang restu orang tua.

Ira dan Marcel menjalankan perjodohan ini karena ada maksud tersembunyi. Mereka berdua bekerja sama untuk terbebas dari orang tuanya.

Apakah keduanya mampu terbebas dari beban yang selalu diberikan orang tua mereka, atau keduanya justru akan saling jatuh cinta?

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR