Syarat Donor Darah dan Juga Beragam Manfaatnya bagi Tubuh

14 Agustus 2023 22:08 WIB

Narasi TV

Ilustrasi donor darah. Antara Jatim/Ari Bowo Sucipto

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Bagi kamu yang berencana menyumbangkan darah, terdapat beberapa syarat donor darah yang harus dipenuhi terlebih dahulu. 

Syarat donor darah diatur oleh Palang Merah Indonesia (PMI) untuk memastikan keamanan dan keselamatan pendonor dan penerima donor.

Donor darah merupakan kegiatan pengambilan darah dari seorang pendonor yang dilakukan secara sukarela untuk disimpan di bank darah.

Stok darah tersebut kemudian digunakan untuk keperluan transfusi darah bagi orang yang membutuhkan. Proses pendonoran darah di Indonesia dilakukan oleh PMI, selain oleh rumah sakit.

Donor darah merupakan satu aktivitas yang penting. Bedasarkan data PMI, setiap satu menit terdapat satu orang yang membutuhkan transfusi darah di Indonesia.

Oleh karenanya, donor darah penting untuk memenuhi kebutuhan stok darah bagi orang yang membutuhkan. Selain berguna bagi sesama, donor darah juga ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh pendonor.

Syarat donor darah

Melansir laman web PMI, berikut adalah syarat donor yang harus dipenuhi oleh orang yang hendak menyumbangkan darahnya.

  • Sehat jasmani dan rohani;
  • Berusia 17 sampai dengan 60 tahun dan sampai 65 tahun untuk pendonor darah yang sudah rutin mendonorkan darahnya sampai akhirnya berhenti atas pertimbangan dokter;
  • Memiliki berat badan minimal 45 kg;
  • Tekanan darah normal (Sistole 100 - 180 dan Diastole 70 - 100);
  • Kadar haemoglobin 12,5-17,0 gr/dL%;
  • Jika merujuk pada aturan PERMENKES 91 Tahun 2015 interval waktu sejak donor darah terakhir minimal dua bulan. Hal ini dilakukan untuk keselamatan dan keamanaan pendonor.

Kondisi yang pantang bagi pendonor

Selain syarat di atas, terdapat pula hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum melakukan donor darah.

Terdapat beberapa kondisi yang membuat seseorang tak memungkinkan untuk mendonorkan darahnya, yaitu:

  • Mengidap atau berisiko tinggi terhadap HIV/AIDS;
  • Dokter tidak menyarankan untuk tidak menyubangkan darah karena alasan kesehatan;
  • Kecanduan minuman beralkohol;
  • Ketergantungan narkoba;
  • Menderita atau pernah menderita hepatitis B atau C;
  • Mengidap sifilis;
  • Memiliki kecenderungan perdarahan abnormal atau kelainan darah lainnya;
  • Mempunyai penyakit jantung dan paru;
  • Menderita kanker;
  • Menderita tekanan darah tinggi (hipertensi);
  • Menderita kencing manis (diabetes militus).

Hal yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan donor

Jika syarat di atas sudah terpenuhi dan kamu bukan orang yang dilarang untuk mendonorkan darah, sebaiknya lakukan persiapan berikut sebelum mengajukan diri sebagai pendonor:

  • Melakukan tidur yang nyenyak di malam sebelum mendonor,
  • Sarapan pagi atau makan siang sebelum mendonor,
  • Banyak minum seperti jus dan susu sebelum mendonor,
  • Rileks saat mendonor dan banyak minum setelah mendonor,.
  • Setelah mendonorkan darah, sebaiknya hindari aktivitas fisik yang berat.

Manfaat melakukan donor darah

Tak hanya berguna bagi orang yang membutuhkan, donor darah juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh pendonor.

Berikut berbagai manfaat yang didapatkan dari aktivitas donor darah:

  • Dapat membakar kalori tubuh dan bisa membantu menurunkan berat badan,
  • Mengurangi resiko penyakit jantung,
  • Menurunkan resiko kanker,
  • Meningkatkan produksi darah dan merangsang produksi sel-sel darah baru,
  • Dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh,
  • Dapat mempercepat proses pemulihan luka,
  • Dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah.

Cara mendaftar sebagai pendonor

Karena bersifat sukarela, donor darah dilakukan dengan mekanisme pendaftaran diri. Orang yang ingin menyumbangkan darahnya dapat melakukannya dengan mendatangi kantor PMI terdekat.

Akan tetapi, kini pendaftaran donor darah dapat dilakukan secara online dengan aplikasi AYODONOR yang dapat diunduh melalui Play Store dan App Store.

Untuk mendaftarkan diri sebagai pendonor secara online, berikut langkah yang harus dilakukan.

  1. Daftarkan diri dan nomor telepon pada petugas PMI untuk mendapatkan kode pendonor.
  2. Unduh aplikasi AYODONOR melalui Play Store atau App Store.
  3. Login dengan memasukkan kode pendonor dan nomor telepon yang telah didaftarkan.
  4. Pada menu "Home" pilih fitur "Kartu Donor" dan edit profil dengan data pribadi yang diminta.
  5. Klik "Daftar" pada halaman pendaftaran donor darah UDD PMI.
  6. Pilih menu "Daftar Donor Biasa".
  7. Pilih lokasi donor terdekat.
  8. Jawab pertanyaan dalam survei kesehatan.
  9. Setujui kesukarelaan mendonor dengan memilih "Continue" pada halaman "Informed Consent Donor".
  10. Tiket donor akan dikirimkan melalui kotak pesan berisi kode batang.
  11. Pindai kode batang melalui komputer yang disediakan PMI ketika mendonor.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR