Ketahui Usia Hingga Besaran Gaji Ideal Untuk Menikah, Butuh Perencanaan yang Matang

24 Agustus 2023 13:08 WIB

Narasi TV

Ilustrasi pemasangan cincin nikah. Sumber: Freepik.

Penulis: Rusti Dian

Editor: Margareth Ratih. F

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan usia ideal menikah, baik bagi laki-laki maupun perempuan. Selain usia ideal, kita juga harus mengetahui tabungan dan gaji ideal untuk menikah agar perencanaannya semakin matang.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menyebut usia ideal menikah bagi perempuan adalah 21 tahun, sedangkan bagi laki-laki adalah 25 tahun. Ini menjadi kampanye dari BKKBN supaya keluarga yang dibangun menjadi keluarga dewasa.

Menyadari bahwa angka perceraian meningkat, BKKBN pun membuat strategi untuk menyelenggarakan program sebelum menikah. Saat ini, BKKBN memiliki aplikasi elektronik siap nikah dan siap hamil (elsimil). 

Elsimil ini diklaim mampu mendeteksi faktor risiko pada calon pengantin, menghubungkan calon pengantin dengan petugas pendamping, serta media edukasi kesiapan menikah dan hamil untuk mencegah stunting.

“Tiga bulan sebelum nikah harus diberikan bimbingan yang termasuk ada bimbingan perencanaan kesehatan reproduksinya,” ujar Hasto Wardoyo pada Rabu (16/8/2023) dilansir dari Antara.

Pentingnya usia ideal menikah

Dalam UU No. 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan dijelaskan batas usia minimal menikah bagi laki-laki dan perempuan. Keduanya sama-sama diperbolehkan menikah apabila sudah mencapai usia 19 tahun.

Meski begitu, BKKBN tengah mengkampanyekan terkait usia ideal menikah bagi keduanya. Hal tersebut mempertimbangkan dengan tingginya angka perceraian serta mendukung penurunan angka stunting di Indonesia.

Penetapan usia ideal ini bukan tanpa alasan. Banyak risiko yang membahayakan kesehatan dan keselamatan perempuan jika menikah di bawah 20 tahun. Dampaknya tidak hanya pada fisik saja, melainkan juga dampak ekonomi, sosial, pendidikan, dan lain sebagainya.

Secara fisik, tulang panggul dan rahim perempuan masih dalam masa pertumbuhan. Ia rentan mengalami pendarahan saat melahirkan, kanker serviks, hingga kematian akibat melahirkan.

Secara psikologis, seseorang yang menikah di bawah 20 tahun pun rentan mengalami cemas, depresi, hingga keinginan bunuh diri. Hal ini karena emosinya yang belum stabil, namun harus berhadapan dengan permasalahan pernikahan.

Tabungan dan gaji ideal menikah

Tidak hanya usia ideal saja yang harus diperhatikan oleh calon pengantin, melainkan juga besaran tabungan dan gaji ideal. Hal tersebut agar perencanaan keuangan dalam keluarga lebih matang sehingga angka kemiskinan dapat diturunkan.

Sampai saat ini, belum ada hitungan pasti terkait jumlah gaji minimal menikah. Namun, kita bisa menghitung dengan logika. Pengamat perbankan, keuangan, dan investasi Fakultas Ekonomi Bisnis UGM, Eddy Junarsin membantu menjabarkan perhitungannya.

Di Indonesia, kondisi Upah Minimum Provinsi (UMP) berbeda-beda sehingga perhitungannya tidak bisa disamaratakan. Setidaknya seseorang yang ingin menikah harus memiliki kehidupan layak dari sisi ekonomi dengan gaji minimal UMP tempat tinggalnya.

“Kira-kira rumus kasarnya gini, kalau dia menikah, pendapatan minimal mereka berdua tanpa anak adalah 1,75 kali UMR (UMP),”ujar Eddy dilansir dari Kompas.com.

Jika sudah atau ingin memiliki anak, perhitungan kemudian ditambah menjadi 0,25. Paling tidak ia harus memiliki uang dua kali lipat UMP. Jika memiliki anak lebih dari satu, berarti penghitungan ditambah 0,25 lagi menjadi 2,25 kali UMP.

“Tapi ini tergantung selera ya. Tidak berarti orang tidak berani menikah atau apa. Ini hitungan logis,”pungkas Eddy.

Terpisah, perencana keuangan independen Zeus Consulting Farah Dini Novita menyebut tabungan pernikahan sebesar 10-15% dari pendapatan. Hal ini juga tergantung dengan kebutuhan dan tujuan pernikahan.

Meski sudah direncanakan, tetapi sangat disarankan bagi pasangan tidak menggunakan keseluruhan tabungan untuk menikah. Pasangan juga harus menyisihkan biaya kebutuhan hidup setelah menikah seperti membayar cicilan rumah atau melengkapi perabotan rumah.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR